Berita

hmi/ist

Istana Berhasil Memecah Belah Kekuatan HMI

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Di luar konteks hukum, sepertinya upaya SBY melemahkan posisi Anas Urbaningrum benar-benar terjadi. 

Bila sebelumnya "kepala Anas dipotong" lewat pengambilalihan kewenangan Anas sebagai posisi Ketua Umum Demokrat, kini giliran "kaki Anas yang dipotong" SBY dengan cara memecah belah basis akar rumput Anas; Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Selama ini, kaki Anas disebut-sebut sangat kuat, sebab mayoritas pengurus Demokrat dikuasi oleh kader-kader HMI. Kekuatan inilah yang akhirnya diduga kuat membikin SBY ragu untuk memotong Anas secara langsung, misalnya melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB). Sebab bila KLB digelar, tidak mustahil justru SBY yang terjungkal dari kursi Dewan Pembina.


Upaya SBY, atau tepatnya kelompok SBY, memotong habis posisi politik Anas ini terlihat sangat sistematis. Awalnya, melalui bibir anggota Dewan Pembina Demokrat Sinyo Harry Sarundajang. Dengan lantang dan serius, Sarundajang memastikan bahwa ia mendukung Mahfud MD untuk menjadi Ketua Umum Demokrat.  Mahfud merupakan kader HMI Yogyakarta, yang kini menjadi Presidium KAHMI, tempat berhimpunnya alumni HMI.

Setelah berhasil mewacanakan Mahfud, yang oleh sementara elit Demokrat juga ditolak, kini giliran SBY memecah belah HMI.  SBY menerima kunjungan HMI ke Istana Negara.

Dalam catatan selama menjadi Presiden, ini kali pertama SBY menerima audiensi PB HMI. Selama ini, PB HMI pimpinan Noer Fajriansyah dikenal sangat keras dan tegas mengkritik beberapa kebijakan SBY. Bahkan dalam satu waktu, Fajri, yang merupakan simbol organisasi dinjak-injak saat demo di depan Istana Negara.

Sebelum datang ke Istana, Fajri pun menegaskan bahwa HMI tidak mau ikut campur dalam kisruh Demokrat, sebab gerakan HMI netral dan sebaran seniornya ada di semua partai politik.

Sebelum SBY menerima PB HMI Fajri, kediaman Anas di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, banyak disambangi kader HMI. Beberapa aktivis dan pentolan HMI datang mengunjungi Anas, yang dikatakan sedang sakit flu berat.

Bahkan, sebelumnya juga, HMI yang dipimpin Basri Dodo mendesak SBY agar memecat Jero Wacik. Jero yang merupakan Menteri ESDM,  menteri bukan membuat program kesejahteraan bagi rakyat, melainkan justru bermain politik di rumah Demokrat. Keberpihakn HMI Basri pada Anas terlihat jelas dalam sikapnya.

Dari sisi ini, tak terlalu salah bila ada anggapan bahwa SBY, atau Istana, atau kelompok SBY, telah berhasil memecah belah kekuatan HMI. [ysa]

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya