Berita

sby/ist

Politik

SBY Tegaskan Dirinya Tidak Sedikitpun Lalai Pimpin Negara

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 22:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat ini tengah mengumpulkan ketua DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, menepis anggapan bahwa dirinya terlalu sibuk mengurus partai dan lalai akan tugasnya sebagai presiden.

SBY menegaskan bahwa dirinya tidak pernah sedikitpun melalaikan tugasnya sebagai presiden.

"Saya pastikan dihadapan rakyat Indonesia, saya tidak melalaikan tugas saya, karena saya selalu menjalankan tugas saya memimpin kehidupan bernegara," ujar SBY dalam konferensi pers pengumuman hasil pertemuannya dengan petinggi PD di Cikeas, Bogor (Minggu, 10/2).


Lebih lanjut SBY mengatakan bahwa selama menjabat sebagai presiden dirinya tidak pernah mengurusi partai dan hanya datang pada momen-meomen tertentu seperti, hari ulang tahun, rapat koordinasi, rapat pimpinan.
 
"Selama 8 tahun ini, saya amat jarang mengikuti, melakukan dan menjalankan kegiatan partai demokrat, paling hanya momen-momen tertentu saja,"lanjut SBY.

"Saya tetap pada sumpah saya untuk mengutamakan kepentingan negara dan kepemerintahan," tambahnya.

Ketua Dewan Pembina PD ini bahkan membandingkan dirinya dengan pemimpin Indonesia sebelumnya yang juga merangkap sebagai petinggi partai dan acap kali ikut turun gunung.

Dikatakan SBY, Jika dilacak ulang Presiden Soeharto beliau pembina Golkar, Habibie juga pembina Golkar, Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro PKB, dan Megawati merupakan Ketua Umum PDIP. Namun SBY yakin para pemimpin ini sama dengan dirinya, tetap mengutamakan rakyat.

"Meski beliau-beliau juga menjalankan kepemimpinan partai bukan berarti beliau semua lalai menjalankan tugas negara," demikian SBY.[ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya