Berita

ahmadinejad/ist

Dunia

Iran Remehkan Sanksi AS dan Barat

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 15:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengetatan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran ternyata dianggap remeh oleh para pejabat Negeri Persia itu.

Pada Rabu (6/2), Washington telah memperluas sanksi AS atas Iran dengan memperketat tindakan ekonomi terhadap Negeri Para Mullah tersebut dan menambahkan nama lain ke dalam daftar hitamnya.

Pun demikian Wakil Menteri Luar Negeri Iran Urusan Eropa dan Amerika Ali Asghar Khaji, Sabtu (9/2), justru meremehkan dampak dari sanksi Barat terhadap Republik Islam itu.


"Pemberlakuan sanksi atas Iran adalah tindakan sia-sia," kata Khaji sebagaimana dikutip Press TV, Minggu (10/2).

Lebih lanjut Khaji mengatakan, pemberlakuan embargo terhadap Iran justru lebih merugikan semua negara yang menjatuhkan sanksi.

Program nuklir Iran merupakan pemicu bagi Barat dan AS untuk memberlakukan sejumlah sanksi. Padahal Iran bersikeras mengenai sifat damai program nuklirnya, tapi Barat tetap menganggap program itu sebagai kedok untuk membuat senjata nuklir.

Oktober lalu, Uni Eropa juga telah menambah sanksinya atas Iran, berupa larangan melakukan impor gas dari Iran dan menghentikan penayangan siaran televisi Iran.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya