Berita

Dunia

Berhasil Sita Kapal Penuh Senjata Iran, Yaman Dipuji AS

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 13:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Amerika Serikat memuji Yaman yang berhasil menyita kapal sarat senjata pasokan Iran di pelabuhan Aden. Kapal ini diduga akan berlayar menuju ke sejumlah kamp pemberontak di Afrika Utara.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan yang dilakukan pemerintah Yaman menunjukkan senjata-senjata dimuat ke kapal itu di Iran.

Pernyataan Nuland hari Sabtu (9/2) juga memuji permintaan Yaman untuk penyelidikan Dewan Keamanan PBB atas insiden tersebut. Permintaan Yaman ini, lanjut Nulland, menunjukkan kewaspadaan dalam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan, transisi politik, dan stabilitas regional negeri itu. Demikian dikutip Voanews (Minggu, 10/2).


Penyelidikan PBB diharapkan Nulland bisa menentukan dari mana asal kapal itu, sehingga DK PBB bisa mengambil langkah tindak lanjutdemi keamanan di Afrika dan Timur Tengah.

Angkatan Laut AS bersama pengawal pantai Yaman menghentikan kapal yang dipenuhi senjata itu di Laut Arab pada bulan lalu. Senjata yang ditemukan dalam kapal itu antara lain rudal anti-pesawat portable, mortir, dan granat berpeluncur roket.

Kementerian Luar Negeri AS menduga senjata-senjata itu diniatkan untuk menyebabkan kerusakan besar di Afrika Utara.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya