Berita

Valentino Rossi

Olahraga

The Doctor Menjawab Harapan Fans Setianya

Tanpa Sesumbar
RABU, 06 FEBRUARI 2013 | 09:03 WIB

Banyak kalangan memprediksi, Valentino Rossi, akan kembali merajai ajang balap MotoGP sekembalinya ke tim Yamaha pada musim ini.

Lalu bagaimana tanggapannya? Pembalap Italia memilih untuk  tak sesumbar dan bersikap kalem. The Doctor masih belum yakin bisa tampil kompetitif seperti sebelum dia hijrah ke Ducati.

Juara dunia tujuh kali itu mengaku, masih harus melakukan penyesuaian dengan motor baru dari Yamaha. Makanya, legenda kelahiran Tavullia ini ogah berjanji muluk-muluk kepada para fans setianya. Yang bisa dilakukan saat ini hanyalah berusaha mendapatkan hasil terbaik di setiap seri balapan.


“Saya optimis bisa seperti dulu lagi. Tampil kompetitif hingga meraih kemenangan di awal balapan,” kata Rossi seperti dikutip dari LaGazzettadelloSport, kemarin.

Rossi ingin berfikir secara realistis. Sebab, pembalap handal lainnya tidak akan tinggal diam memperebutkan gelar juara dunia hingga akhir musim.

“Mereka akan terus memberikan persaingan ketat. Seperti rekan setim saya, Jorge Lorenzo dan Joki Honda, Dani Pedrosa. Mereka bukan pembalap yang mudah ditaklukkan.”

Apalagi, menaklukkan dua pembalap berbakat itu harus dilakukan berkali-kali untuk bisa mengumpulkan poin penuh. Meski begitu, The Doctor optimis bisa memetik angka penuh di beberapa seri awal, yang akan menjadi tolok ukur.

“Sejak 2010 target pribadi saya tentu menang. Kalaupun tidak berhasil tapi selalu finis di podium tiap akhir pekan, maka hasil itu sudah lumayan buat saya. Akan tetapi, kemenangan di podium teratas akan tetap menjadi tolok ukur.”

Dua musim belakangan, reputasi pria yang akan menginjak usia 34 tahun itu diguncang hasil-hasil buruk bersama Ducati. Rider yang kerap disapa VR46 itu mengakui liarnya Ducati, dan teramat sulit dijinakkan. Musim ini, Ducati bekerja sama dengan Audi dan akan ditunggangi dua rider berpengalaman, Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya