Berita

Bendum PKS Tak Mau Komentari Pengakuan Dipo Alam

RABU, 06 FEBRUARI 2013 | 09:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman tak mau mengomentari pengakuan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Dipo mengaku, dalam laporannya ke KPK terkait adanya kongkalikong di Kementerian Pertanian, LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) juga disertakan.

"Waduh urusan ini sudah ada jubirnya yang ditugasin," kata Mahfudz kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 6/2).


Tiga petinggi PKS yang diberi tugas untuk menjawab pertanyaan seputar kasus yang menimpa mantan Presiden itu adalah Anis Matta, Hidayat Nur Wahid, dan Mardani Ali Sera. "Jadi saya tidak berani ngomong," sambungnya.

Kepada pers kemarin, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menyerahkan kepada publik untuk menilai pengakuan Dipo tersebut. "Publik silahkan menilai apakah ini konspirasi atau tidak, legowo, silahkan," ujar Hidayat.

Hidayat hanya mengingatkan agar KPK melakukan kinerjanya secara adil. Diajuga meminta Seskab menjawab pertanyaannya yang telah dilontarkan jauh-jauh hari. "Dipo Alam sebagai Seskab, dia dapat PR yang belum dijawab sampai sekarang, ketua fraksi mana yang dimaksud," kata Hidayat.

Memang, selain melaporkan tiga kementerian, waktu itu Dipo juga menyebut ada keterkaitan Ketua Fraksi di DPR yang bermain. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya