Berita

Andi Arief: Elektabilitas Semua Partai Turun, Partai Demokrat Tetap Unggul

SENIN, 04 FEBRUARI 2013 | 07:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Andi Arief punya hasil survei yang berbeda dengan hasil survei Saiful Mujani Research & Counsulting (SMRC) yang diumumkan kemarin (Minggu, 3/2).

Menurut hasil survei SMRC, apabila pemilu digelar saat ini maka Partai Golkar berada di tempat teratas dengan 21 persen elektabilitas, diikuti PDIP (18 persen) dan Partai Demokrat (8 persen). Dari survei ini terlihat Partai Golkar dan PDIP mengalami kenaikan elektabilitas, sementara elektabilitas Partai Demokrat anjlok cukup drastis.

Adapun menurut hasil survei yang dikantongi Andi Arief, semua partai politik mengalami kejadian yang sama. Andi Arief tak mau menyebutkan nama lembaga survei itu.


"Karena kode etik, tak perlu saya sebut," ujar Andi Arief dalam pesan yang dikirimkannya.

Kesimpulan paling penting dari survei ini, sebut Andi Arief lagi, adalah kenyataan bahwa rakyat Indonesiayang tersebar di 33 provinsi pada umumnya memberikan apresiasi yang bernada kurang positif terhadap partai politik dan parlemen.

Dari jawaban atas pertanyaan partai politik apa yang akan dipilih seandainya pemilu dilaksanakan esok hari terlihat bahwa lebih banyak yang belum memutuskan pilihan atau merahasiakan (22,2 persen) serta menjawab dengan pernyataan “tidak tahu” (20,2 persen) dibandingkan dengan mereka yang telah menetapkan pilihannya.

"Jika digabung menjadi satu, maka dua jenis jawaban responden itu besarnya lebih dari 40 persen. Dengan demikian, jika fenomena ini dapat dimaknai sebagai swing voters, maka jumlah itu tidak dapat dikatakan kecil," ujar Andi Arief.

Kepastian pilihan dari swing voters, sambungnya, sangat tergantung dari perkembangan dinamika politik yang akan datang.

Sementara itu, jawaban dari mereka yang telah menetapkan pilihannya sebagian terbesar terdistribusi pada partai-partai politik papan atas saat ini, yakni Partai Demokrat (12 persen), Partai Golkar (10,8 persen), dan PDIP (9,41 persen).

Partai-partai politik lainya memiliki elektabilitas tidak lebih dari 5 persen. 

"Khusus untuk Partai Demokrat, posisinya cukup rumit dan kompleks. Sekalipun ia masih merupakan partai politik dengan dukungan suara terbesar dibandingkan dengan partai politik laiinya, tetapi sebagian besar responden masih merahasiakan pilihannya," masih kata Andi Arief.

Ini artinya, semua partai politik harus bekerja ekstra keras. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya