Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Kelompok Abu Sayyaf Bebaskan Dua Jurnalis Filipina

MINGGU, 03 FEBRUARI 2013 | 14:12 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jaringan teroris al Qaeda, kelompok Abu Sayyaf, telah membebaskan dua kru televisi Filipina di sebuah hutan di Pulau Jolo, pada Sabtu (2/2) malam. Pun demikian seorang jurnalis asal Yordania yang disandera tidak ikut dibebaskan.

Pihak militer Filipina mengatakan dua kru televisi Filipina dan seorang jurnalis asal Yordania, dinyatakan hilang di Jolo, Sulu, Filipina sejak 13 Juni tahun lalu. Seorang pemimpin kelompok Abu Sayyaf kemudian mengklaim bahwa mereka telah menahan tiga orang tersebut.

Jurubicara Angkatan Darat Filipina, Randolf Cabangbang mengatakan bahwa dua warga Filipina, Rolando Letrero dan Ramelito Vela, dibebaskan dari kamp Abu Sayyaf di kota Patikul sekitar pukul 6 petang. Usai dibebaskan polisi segera membawa mereka ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.


Adapun keberadaan tentang jurnalis Yordania, Baker Atyani, Cabangbang mengatakan mereka tidak memiliki informasi spesifik tentang keberadaan jurnalis itu. Sebagaimana yang dilansir Global Times (Minggu, 3/2), para sandera yang dibebaskan mengatakan mereka tidak melihat Atyani sejak seminggu setelah mereka ditangkap.

Kelompok Abu Sayyaf (ASG) didirikan pada awal 1990an. Kelompok ini adalah kelompok teroris yang beroperasi di Filipina bagian selatan. ASG terlibat dalam penculikan untuk meminta tebusan, pemboman, pemenggalan, pembunuhan, dan pemerasan.

Tujuan kelompok ini untuk mempromosikan sebuah negara Islam yang merdeka di Mindanao Barat dan Kepulauan Sulu, di daerah Filipina selatan.[ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya