Berita

hollande/ist

Dunia

Presiden Hollande Berjanji Pasukan Perancis Tetap di Mali Selama Dibutuhkan

MINGGU, 03 FEBRUARI 2013 | 13:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Perancis Francois Hollande menerima sambutan yang luar biasa di Mali setelah dirinya berjanji bahwa pemerintahannya akan membantu membangun kembali Mali, termasuk untuk tetap melanjutkan perang melawan pemberontak jika memang dibutuhkan.

Pernyataan Hollande ini disampaikan tiga pekan setelah menggelar operasi militer terhadap pemberontak Islamis yang menguasai kawasan utara negara Afrika ini.

Saat berbicara di Ibukota Mali, Bamako, presiden berhaluan sosialis itu berjanji akan lebih banyak memberikan bantuan bagi negara yang pernah menjadi koloni Prancis ini. Dan yang paling utama, lanjutnya, adalah Perancis membantu Mali dalam mengontrol kawasan utara yang sebelumnya di kuasai pemberontak.


"Kelompok teroris telah melemah, tetapi tidak hilang. Saya mengatakan kepada Anda pertarungan belum berakhir, kelompok teroris memang melemah karena mereka telah mengalami kerugian besar, tetapi belum lenyap," ujar Hollande dalam pidatonya, sebagaimana dikutip al Jazeera (Minggu, 3/2).

Hollande menambahkan bahwa pasukan Perancis akan bertahan di Mali selama yang dibutuhkan. Selain itu, ia menekankan bahwa Perancis akan menyerahkan penjagaan keamanan ke pasukan Afrika saat kedaulatan Mali dikembalikan.

"Untuk itu, Perancis akan tetap dengan Anda selama itu diperlukan," tambahnya lagi

Dalam keterangan pers tersebut Hollande didampingi pemimpin sementara Mali, Dioncounda Traore, yang mengucapkan terima kasih kepada Perancis karena membebaskan kawasan utara Mali dari para militan.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya