Berita

ilusrtasi, Piaggio

Otomotif

Piaggio Bakal Rilis 3 Model Skutik Baru

SABTU, 02 FEBRUARI 2013 | 07:52 WIB

.Agen Pemegang Merek (APM) Vespa di Indonesia, PT Piaggio Indonesia akan meluncurkan tiga model barunya. Ketiga model ini diklaim merupakan generasi mesin terbaru pabrikan motor asal Italia itu.

Communication Spesialist PT Piaggio Indonesia Radityo Pra­bowo mengungkapkan, ketiga produk Vespa terbaru tersebut yakni, Vespa LX injeksi, Vespa S 150 injeksi, serta Vespa 946.

“Rencananya tahun ini produk skuter matik (Skutik) Vespa hadir dengan generasi mesin terbaru 3-valve,” terang Radityo dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (30/1).

Meski demikian, Radityo ma­sih enggan membocorkan kapan ketiga model tersebut akan di­luncurkan di Indonesia.

“Sebenarnya kita juga punya 1 atau 2 produk baru, tapi belum ta­hu. Apakah kedua produk ter­se­but akan diluncurkan,” katanya.

Pada produknya kali ini, Piag­gio akan menggunakan sistem tiga katup (2 intake, 1 exhaust), ka­rena dianggap bisa me­ning­kat­kan campuran bahan bakar. Letak busi pun katanya, akan dirubah. Langkah ini guna meningkatkan pendinginan di kepala silinder.

Namun dari ketiga produk tersebut, jenis Vespa 946 dipas­tikan akan meluncur di Indonesia. “Vespa 946 Kemungkinan besar tahun ini,” beber Radityo.

Soal harga, dia belum tahu pasti. Model anyar Piaggio ini akan hadir dalam jumlah yang terbatas. Vespa 946 unggul ka­rena memiliki desain unik ter­utama pada bagian joknya yang menggantung.

Vespa 946 juga dilengkapi dengan mesin 125 cc berpen­dingin udara yang menghasilkan 12 PS pada 8.250 rpm dan torsi 9,4 Nm pada 7.000 rpm. Mesin ini pun diklaim lebih irit 30 persen diban­dingkan generasi sebelumnya.

Tiga klep digunakan (dua klep input dan satu klep output), karena konfigurasi ini membuat campuran Air To Fuel Ratio (AFR) lebih sempurna untuk pem­bakaran. Selain itu, Piaggio akan menye­matkan fitur ke­amanan terkini seperti sistem pe­ngereman Anti-lock Braking system (ABS) dan Anti Slip Re­gulation (ASR). [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya