Berita

Magdalena Awuy dan Ariel Noah

Blitz

Saksi Kasus Ariel-Magdalena Stres Dikejar Infotainment

KAMIS, 31 JANUARI 2013 | 08:30 WIB

Renitasari, saksi kasus pencemaran nama baik pramugari Magdalena Awuy, berharap masalahnya segera selesai. Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation itu sudah capek terlibat kasus yang juga menyeret nama Ariel ‘Noah’ itu.

“Harusnya sih, masalah ini sudah selesai. Nggak usah dipanjangin lagi lah,” ujar Renitasari.

Ditegaskannya, sampai sejauh ini belum ada kelanjutan pemanggilan dari Polda Metro Jaya terhadap kasus yang ia alami, yang juga melibatkan saksi lainnya, bos Image Dynamics, Harry Tumengkol. “Belum ada pemanggilan lagi, kok,” terangnya.


Perempuan berusia 38 tahun ini lantas berharap kasus Ariel dan Magdalena secepatnya selesai. Pasalnya, ia lelah menghadapi kejaran media, yang selalu berusaha mendapatkan pernyataannya.

“Sebenarnya kan, saksi dalam kasus ini banyak. Bukan saya saja. Tapi, mungkin karena saya yang dikenal media, jadi saya yang dikejar-kejar,” katanya.

Ia lantas memohon untuk tak lagi bicara panjang lebar, terkait kasus yang dilaporkan ke pihak Polda Metro Jaya pada 21 November 2012.

Diberitakan sebelumnya, Magdalena membuat laporan polisi bernomor LP/3993/XI/2012/PMJ/Dit.Reskrimum. Dasarnya, ia merasa nama baiknya tercemar karena pemberitaan salah satu media online ternama, yang menuduhnya bermesraan dengan Ariel.

Penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi untuk mencari orang yang pertama kali membeberkan kabar burung hubungan asmara Ariel dengan Magdalena.

Saksi antara lain, Jeanne Margareth Dumais, (pelapor sekaligus pengacara korban), Magdalena Awuy (korban), Mashuri Ahmad (atasan korban) serta Wiyana dan Renitasari yang merupakan teman dekat korban.

Termasuk juga memintai keterangan pemimpin redaksi satu media online ternama, yang memberitakan hubungan Ariel-Magdalena. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya