Berita

Aura Kasih

Blitz

Aura Kasih, Yakin Bukan Target Operasi BNN

SELASA, 29 JANUARI 2013 | 09:38 WIB

Nama penyanyi Aura Kasih ikut dikait-kaitkan dengan penggerebekan Raffi Ahmad cs. Ia disebut-sebut menjadi salah satu dari 17 orang yang ikut ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN). Namun isu itu terbantahkan setelah Aura hadir mengisi acara musik Dahsyat di Studio RCTI, Kebon Jeruk. Ia mengaku bersyukur bisa hadir melakukan syuting acara siaran langsung kemarin pagi.

“Ada yang gembar gembor katanya ada Aura. Aku juga sempat di-BBM (blackberry messenger), kebetulan hape lagi rusak jadi susah. Nggak kok, aku nggak di sana, besok aku juga ada acara TV,” ia menegaskan.

Si seksi ini kaget saat mendengar Raffi bersama tiga artis yang lainnya ikut digrebek oleh BNN. Apalagi, yang ditangkap sampai 17 orang.  “Banyak banget, shock saja ya,” sambung pelantun Mari Bercinta dan Bukan Pemain Cinta ini.


Namun, dia menolak berkomentar saat ditanya pendapatnya soal Raffi.

Yang jelas, lanjut Aura, dia tidak pernah mencoba obat-obatan terlarang. Aura mengaku lebih banyak menghabiskan waktu dengan bernyanyi ke luar kota. Menurut dia, pergaulan seperti itu memang harus dihindari, apalagi dia merupakan public figure. “Kalau orang sudah punya prinsip, nggak akan kena. Memilih teman juga harus hati-hati banget, kadang ada yang menyesatkan,” tuturnya.

Untung lah, selama ini dia tak pernah ditawari mencicipi barang haram itu. Kalaupun ada yang menawari, Aura akan menolaknya. “Orang mau nawarin yang lain saja mikir dua kali. Apalagi nawari kayak begitu,” cetusnya.

Sementara Luna Maya melalui account @LunaMaya26 pun membantah isu salah satu yang ditangkap BNN. “I’m fine dan skrg lagi meeting dengan @LMfor HARDWARE team. Thaks :),” kicau luna.

Klarifikasi dari Luna tersebut menenangkan para follower-nya. “@Luna Maya26 ramebgt neng beritanya kirain km terlibat,” tulis @Danil_Boy, “@LunaMaya26 Ooh. Syukurlah... :*” tulis follower lainnya, @mbelgedez. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya