Berita

Hanif Dhakiri /IST

Politik

Garda Bangsa Targetkan 40 Juta Suara untuk PKB

MINGGU, 27 JANUARI 2013 | 18:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Umum DKN Garda Bangsa Hanif Dhakiri menegaskan siap merebut 40 juta suara pemula untuk memenangkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di pemilihan umum 2014.

Target itu akan tercapai apabila seluruh komponen Garda Bangsa bekerja keras, dan bersama-sama memenangkan partai yang diketuai Muhaimin Iskandar itu.

"Target Garda Bangsa merebut 40 juta suara pemula untuk PKB di pemilu 2014," kata Hanif saat pidato Muspimnas Garda Bangsa bertajuk "Regenerasi Kepemimpinan Nasional : Perspektif Kaum Muda" di DPP PKB, di Jakarta, Minggu (27/1).


"Mudah-mudahan target bisa tercapai dalam rangka mendukung secara penuh kemenangan PKB di pemilu 2014," kata Hanif yang juga Anggota Komisi X DPR itu.

Hanif menegaskan, hasil survei saat ini paling banter menyebutkan PKB selalu masuk lima besar partai yang memenangkan pemilu 2014. Ia menegaskan, tidak menutup kemungkinan kalau Garda Bangsa bekerja keras, maka PKB akan mampu bergerak ke atas. "Bisa masuk tiga besar, bahkan bisa jadi pemenang pemilu 2014," kata Hanif bersemangat.

Karenanya, kata Hanif, pemilih pemula itu harus bisa dirangkul Garda Bangsa. Menurutnya, saat ini jumlah pemilih pemula di Indonesia yang mencapai 40 juta itu, akan bisa memenangkan PKB.

Ia juga mengatakan bahwa PKB ini memiliki brand image partainya anak muda. Tegasnya, bukan cuma image muda, tapi memang fakta politiknya PKB adalah partai anak-anak muda. Dicontohkan, di Indonesia ini tidak ada ketua umum partai politik yang lebih muda dari Muhaimin Iskandar. Begitu juga dengan Sekretaris Jenderal PKB Imam Nahrowi yang masih muda.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya