Berita

yudi latief/ist

Politik

Tanpa Kolektif Behavior, Pertentangan Partai Akan Berkutat di Internal

MINGGU, 27 JANUARI 2013 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai politik biasa dipandang sebagai sebuah kolektivitas nilai yang bisa merepresentasikan suatu kolektifitas behavior yang mendukung partai itu atau dengan kata lain memiliki ideologi.

Dan partai akan menjadi bermakna jika bisa membentuk sebuah kolektif identity, kolektif value dan kolektif vision.

"Persoalan yang ada di Indonesia ini adalah pada lemahnya kolektifitas behavior tersebut," ujar Yudi Latief acara diskusi panel bertajuk "Urgensi Penguatan Demokrasi Indonesia" yang diselenggarakan Yellow Forum for Young Leader di Asean Room Hotel Sultan, Jakarta (Minggu, 27/1).


Dikatakan Direktur Eksekutif Reform Institute itu bahwa partai harus membentuk basis-basis kebajikan kolektif, seperti kolektivitas ideologi dan visi. Ini agar partai tidak terpecah-pecah secara internal, sehingga bisa fokus dalam merepresentasikan aspirasi rakyat.

Namun pada kenyataannya saat ini kolektifitas partai semacam itu tidak ada. Situasi seperti ini, lanjut Yudi, akan akan menyulut potensi terjadinya pertarungan antar sesama kader di internal partai itu sendiri.

"Saat terjun dalam pemilu tantangan sesungguhnya bukan antar partai tapi pertentangan dalam partai itu sendiri," demikian Yudi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya