Berita

surya paloh

Nasdem Solid Karena Isinya Penjilat Surya Paloh

KAMIS, 24 JANUARI 2013 | 12:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto bahwa partainya semakin solid setelah Hary Tanoe dan kelompok muda lainnya keluar diyakini benar. Tapi, solid di antara sesama penjilat Surya Paloh.

"Solid di antara mereka yang menjilat Surya Paloh. Solid karena mereka sudah kehilangan saingan," jelas pengamat politik Boni Hargens kepada Rakyat Merdeka Online  (Kamis, 24/1).

Boni menilai Hary Tanoe Cs keluar karena ada gesekan dengan kelompok tua yang ada di partai tersebut. Orang-orang tua itu yang meminta agar Surya Paloh mengambil alih partai.


"Orang-orang tua pasti saja senang dengan keluarnya Hary Tanoe. Karena mereka hilang saingan. Dan mereka jadi solid. Tapi apakah mereka akan meraih dukungan publik, ini yang jadi tanda tanya," jelas Boni.

Kelompok tua itu, dalam pandangan Bonie, tidak berjasa dalam membangun Nasdem sebagai partai. Karena Nasdem sebagai partai bukan ide mereka, tapi gagasan orang-orang muda yang kebetulan Hary Tanoe termasuk di dalamnya yang juga bekerja keras membangun Nasdem menjadi partai.

"Ada juga Jeffrie Geovani dan lain-lain. Nah, begitu partai ini lolos dan diperhitungkan, kelompok senior yang tadinya tidak optimis Nasdem menjadi partai, lalu bergairah. Libido mereka inilah yang jadi dasar konflik internal Nasdem," jelas Boni.

Siapakah kelompok tua itu?

"Meraka yang meminta Surya Paloh harus jadi ketua umum. Surya Paloh sebenarnya tidak bemaksud head to head dengan Hary Tanoe. Tapi merekalah yang kemudian mendorong-dorong sehingga Surya Paloh kelihatan berhadap-hadapan dengan Hary Tanoe. Padahal Surya Paloh menurut saya jauh lebih bijaksana dan tidak bermaksud membelah partai ini," jelasnya.

Karena itu, menurut Boni mengungkapkan, Hary Tanoe Cs mundur tidak akan membawa keuntungan bagi partai.

"Partai ini kan sebelah jiwanya sudah mati tanpa Hary Tanoe. Soalnya kan partai ini lolos karena kerja keras Hary Tanoe dan kelompok-kelompok muda itu. Jadi  tanpa Hary Tanoe separuh jiwanya mati," tandasnya.

Sugeng Suparwoto kemarin membantah pernyataan banyak pengamat dan Hary Tanoe Cs bahwa mereka keluar karena anak muda tidak diberi tempat. Menurutnya, sejak awal kepengurusan Nasdem memang sudah direncanakan akan diserahkan ke Surya Paloh setelah lolos verifikasi.[zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya