Berita

prabowo subianto

Ketum Gerindra: Rakyat Indonesia Memang Ingin Pemimpin Kuat

RABU, 23 JANUARI 2013 | 10:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY sah-sah saja mengatakan orang kuat (strong man) tidak kompatibel dengan kehidupan demokrasi karena bisa menjadi diktator, otoriter dan bahkan bisa mengorbankan rakyat dengan dalih menjaga keamanan nasional.

"Ya, beliau (SBY) bisa saja menyampaikan pendapatnya,"  ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prof. Suhardi, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 23/1).

Tapi yang jelas, berdasarkan survei yang pernah digelar Gerindra, mayoritas rakyat Indonesia menginginkan mempunyai pemimpin yang sangat kuat. Mereka berharap, pemimpin kuat bisa menciptakan kesejahteraan dan memastikan keamanan.

Apalagi Suhardi menambahkan, di beberapa negara, seperti Singapura, Korea Selatan, dan bahkan Jepang bisa maju karena dipimpin 'orang kuat'.

"Saya kira sudah terbukti di banyak negara Asia Timur khsusnya yang menunjukkan negara semacam itu. Kita butuh memimpin yang kuat untuk memastikan kesejahteran, keamanan," jelasnya.

Soal orang kuat disebut bisa menjadi diktator, katanya, hal itu hanya permainan kosa kata saja.

"Itu sebenarnya kata-kata negatif, yang bisa salah, bisa benar. Apakah benar kuat itu sama dengan diktator. Itu tergantung kosakata. Sebetulnya kalau seseorang itu bermanfaat sekali untuk rakyat, itu bukan otoriter. Orang kuat dikonotasikan negatif seolah-olah lebih memaksakan kehendak daripada memimpin dengan tegas," tandasnya.[zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya