Berita

abdul rasyid

Ahmad Rofiq Cs Disarankan Kembali ke PAN

SELASA, 22 JANUARI 2013 | 14:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perpecahan di tubuh Partai Nasdem disesalkan banyak pihak. Apalagi, perpecahan itu menyebabkan keluarnya beberapa pentolan partai yang selama ini bekerja membangun partai tersebut.

Akibatnya, mereka yang keluar potensial terancam tidak bisa ikut berkompetisi dalam pesta demokrasi 2014 nanti.

"Sebagai orang-orang yang paham politik, semestinya mereka segera mencari partai lain untuk bergabung. Kalau mau tentu belum terlambat. Mumpung sekarang partai-partai masih merekrut caleg-caleg untuk dipertarungkan," ujar Abdul Rasyid, mantan Ketua Umum DPP BM PAN (Selasa, 22/1).

Dari sejumlah orang aktivis Nasdem yang keluar, lanjut Rasyid, sebagian di antara mereka pernah aktif di PAN. Walaupun sebelumnya mereka pernah aktif di Partai Matahari Bangsa lalu kemudian mendirikan Nasdem. Mereka dinilai masih memiliki ikatan emosional dan historis dengan PAN. Karena itu, jika ingin kembali ke PAN tentu pintu selalu terbuka lebar untuk mereka.

"Gagasan mereka tentang Indonesia baru sama saja dengan gagasan yang diusung PAN. Mungkin terminologinya saja yang dibuat berbeda. Hakikatnya, cita-cita dan perjuangan politiknya tetap sama," sambung Rasyid.

Pada titik inilah, para aktivis Nasdem yang keluar itu relevan untuk kembali ke PAN. Apalagi, sebagian besar aktivis itu adalah kader-kader militan Muhammadiyah. Di rumah PAN, tambah Rasyid, mereka dipastikan akan merasa lebih nyaman.

Pentolan Nasdem yang mengundurkan diri kemarin adalah Ketua Dewan Pakar Nasdem Hary Tanoe, Sekjen DPP Nasdem Ahmad Rofiq, Wakil Sekjen Saiful Haq dan Ketua Bidang Internal Endang Tirtana. Yang terbaru, Ketua DPW PAN Jawa Barat Rustam Effendi juga mengundurkan diri.

Rofiq dan Endang merupakan kader Muhammadiyah yang sebelumnya mendirikan PMB. Sedangkan Rustam Effendi pernah menjadi anggota DPR dari PAN dan juga aktivis Muhammadiyah.[zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya