Berita

Ariel-Renitasari

Blitz

Ariel ‘Noah’, Saksi Kasus Pramugari, Batal Diperiksa

SELASA, 22 JANUARI 2013 | 08:32 WIB

Renitasari, salah satu saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang di­laporkan pramugari cantik, Magdalena Awuy, yang juga melibatkan vokalis Noah, Ariel, batal diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Renitasari, sang Program Director Bakti Budaya Djarum Foun­dation tersebut meminta penjad­walan ulang.

“Hasil koordinasi dengan penyidik, benar pemeriksaan ditunda. Renitasari minta dijadwal ulang,” kata Kepala Bi­dang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan, baru-baru ini.

Rikwanto menjelaskan, pemeriksaan ditunda lantaran Renita sibuk. “Karena adanya kepadatan jadwal yang bersang­kutan (Renitasari), yang sudah dibuat jauh sebelumnya,” kata Rikwanto lagi.

Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse dan Kri­minal Umum Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika menyatakan, akan mela­kukan cek ulang terlebih dulu, apakah benar ada pemeriksaan terhadap Reni­tasari.

“Nanti saya cek dulu ya, saya lagi ngu­rusin banjir,” ujar Helmy.

Helmy menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus mengumpulkan barang bukti untuk segera menemukan tersangka da­lam kasus ini.

“Dalam satu kasus itu kita harus laku­kan proses penyelidikan, penyidikan dan me­ngumpulkan barang bukti. Ini untuk membuat terang satu kasus kemudian baru ditemukan tersangkanya. Kalau hal ini sudah terlaksana, baru kita simpulkan siapa tersangkanya,” jelasnya.

Sementar Ariel merasa dirugikan akibat pemberitaan bohong tentang dirinya yang dikabarkan memiliki kedekatan dengan Magdalena Awuy. Karena pemberitaan itulah, ia kembali berurusan dengan pihak kepolisian. “Kalau dengan berita bohong ya pasti merasa dirugikan,” ujar Ariel.

Mantan pacar Luna Maya ini menje­las­­kan, dari semua pemberitaan tentang di­rinya tidak semuanya benar. Terlebih, ka­bar kede­ka­tannya dengan pramugari itu. Ariel me­miliki dugaan bahwa ada orang yang sengaja mengeluarkan per­nyataan terse­but sehingga booming di media-media.

“Ya, kan ada berita yang nggak benar, jadi lagi diselidiki siapa yang ngomong yang nggak benarnya. Terus butuh kete­rangan dari saya, terus apa saya yang saya ketahui, sudah begitu saja,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya