Berita

hary tanoe-Surya Paloh

Sebelum Mundur, Hary Tanoe Bersama Surya Paloh Bahas Masa Depan Nasdem

SENIN, 21 JANUARI 2013 | 09:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Komunikasi Ketua Majelis Nasional DPP Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem Hary Tanoesudibjo sebenarnya bagus. Hubungan komunikasi mereka tidak putus.

"Saya pikir komunikasinya baik. Kapan pun mereka bisa berkomunikasi. Jadi nggak ada masalah kalau soal komunikasi," kata Ketua Umum DPP Partai Nasdem Rio Capella kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 21/1).

Bagaimana kalau soal isi komunikasi, apakah nyambung atau tidak?

"Nah itu kita nggak tahu. Kalau komunikasi, kapanpun bisa," katanya lagi.

Meski Hary Tanoe dikabarkan sore nanti akan mengumumkan pengunduran diri, Rio menduga bos MNC Grup itu tetap akan ikut rapat dalam forum Majelis Nasional Partai Nasdem tersebut. Rapat yang membahas masa depan partai itu juga akan digelar petang ini di kantor Nasdem, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat.

"Dia (Hary Tanoe) kan mundur mungkin sebelum itu. Saya tidak tahu. Harusnya sih hadir," jelas Rio.

Rio menjelaskan MNP diisi oleh sembilan orang. Mereka adalah Surya Paloh, Hary Tanoe, Jeffrie Geovanie, Rio Capella, Ahmad Rofiq, Jafar Assegaf, Rosano Barat, Sugeng Suparwoto, dan Djan Darmadi.

MNP merupakan lembaga tertinggi di partai yang mengusung slogan perubahan tersebut. Semua keputusan tertinggi partai, termasuk soal perombakan kepengurusan, hanya MNP yang berhak memutuskan. "Semua keputusan tertinggi itu ada di MNP. Seluruh keputusan tertinggi ada disitu," tekan Rio, yang saat dihubungi masih berada di Bengkulu.

Apakah berarti rapatnya nanti itu akan berlangsung alot?

"Saya rasa tidak alot lah. Kan kita-kita semua," jawabnya santai.

Tapi dia memastikan akan ikut dan patuh terhadap keputusan MNP nanti sore. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya