Berita

maria Sharapova

Olahraga

Flipkens Bukan Tandingan Sharapova

Australia Terbuka 2013
SENIN, 21 JANUARI 2013 | 08:46 WIB

.Bekas ratu tenis dunia, Maria Sharapova ternyata masih terlalu tangguh bagi lawan–lawannya di ajang grand slam Australia Terbuka 2013. Petenis peringkat dua dunia itu memasti­kan satu tiket perempatfinal usai menum­bang­kan wakil Belgia, Kirsten Flipkens 6-0 6-1.

Dalam pertandingan yang ber­langsung di Rod Laver Arena, ke­marin, petenis asal Rusia ini me­nunjukkan bahwa, Flipkens bu­kan lawan yang setara dengan wa­­nita 25 tahun itu. Buktinya pa­da set pertama, Sharapova tidak mem­berikan satu game pun pada pete­nis peringkat 43 dunia tersebut.

Juara bertahan Australia Ter­bu­ka 2008 ini membutuhkan wak­tu 43 menit untuk mengha­bisi pete­nis 27 tahun itu. Pada set kedua, Sharapova semakin meng­gencar­kan serangannya pada juara AS Terbuka Junior 2003 ini. Shara­po­va yang meraih medali perak di Olimpiade London 2012 ini hanya membutuhkan waktu 25 me­nit untuk memastikan diri me­nuju perempatfinal.

Kendati senang dengan penca­paiannya sejauh ini, Sharapova eng­gan kelewat puas. “Saya sa­ngat senang bisa memenangi per­tandingan dan bermain baik se­per­ti ini. Tapi, berikutnya ada­lah per­empatfinal dan pertandi­ng­an akan lebih sulit dari ini,” ujar pe­mi­lik usaha permen Sugarpova tersebut, seperti dilansir dari ESPN.

Sementara itu, Flipkens sangat ke­sal akan kekalahannya. Sete­lah sampai pada babak keempat, petenis asal Belgia ini mengata­kan, Sharapova sangat menghan­curkan harapannya.

“Aku tidak punya banyak pe­lu­ang. Saya tidak bermain bu­ruk, tetapi ketika ia unggul seperti ini, dia seperti bermain sendiri,” um­pat Flipkens seperti dilansir dari ESPN.

Raihan gemilang yang didapat sebelum melangkah ke perem­pat­final dapat menjadi modal ba­gus bagi Sharapova. Pasalnya, menjadi juara Australia Terbuka 2013 akan mengobati kekece­wa­annya tahun lalu, saat Sha­rapova hanya menjadi runner-up setelah ditundukkan petenis pe­ringkat satu dunia asal Belarusia, Victoria Azarenka.

Pada babak selanjutnya, Sha­ra­pova akan bertemu dengan Eka­­terina Makarova, yang juga ber­asal dari Rusia. Makarova me­mastikan satu tempat di perempat final usai menang atas petenis Jer­man, Angelique Kerber, 7-5 6-4.

Pada empat pertemuan sebe­lum­nya, salah satunya pada Aus­tralia Terbuka 2012, Sharapova selalu menang atas petenis pe­ring­kat 19 dunia tersebut.

“Saya tidak memikirkan per­empat final atau semifinal. Saya hanya memikirkan lawan beri­kut­nya. Menghadapi Makarova, saya harus bermain sepenuhnya untuk menang. Jika menang, sa­ya dapat maju ke babak berikut­nya. Itulah inti dari turnamen tenis, termasuk grand slam. Saya hanya ingin ber­main sebaik mungkin,” ujar Sha­rapova mengenai pertandingan di babak perempatfinal.

Sementara itu, Ekaterina Ma­ka­­rova juga merasa siap untuk menghadapi petenis juara dalam empat turnamen grand slam ter­se­but. “Dia memenangkan ba­nyak pertandingan dengan mu­dah karena dia bermain begitu agresif. Saya memiliki beberapa rencana terhadap dirinya. Kami bermain banyak kali sehingga kita mengenal satu sama lain. Sa­ya pikir ini akan menjadi pertan­dingan yang baik dan saya men­coba untuk menunjukkan tenis ter­baik,” ungkap Makarova per­caya diri.

Hasil serupa juga berhasil di­raih petenis tunggal putri China, Li Na  yang lolos ke perempat fi­nal usai menyingkirkan petenis Jer­man, Julia Goerges. Li ber­main ketat sebelum mengalah­kan Goerges dalam dua set 7-6 (8-6) dan 6-1. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya