Berita

PKS Partai Pertama yang Terjun Bantu Korban setelah Banjir

MINGGU, 20 JANUARI 2013 | 23:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagian wilayah Jakarta yang terendam banjir kini mulai surut. Salah satunya adalah wilayah Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Warga pun berduyun-duyun kembali ke rumah mereka yang sebelumnya terendam banjir beberapa hari lalu. Banjir yang sudah pergi kini menyisakan lumpur di rumah-rumah penduduk.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerjunkan kader-kader mereka untuk membantu warga membersihkan lumpur yang tingginya selutut orang dewasa. Tak terkecuali Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nurwahid.

"Kami melanjutkan kepedulian kami untuk warga Jakarta. Banjir selesai bukan berarti masalah selesai," kata Hidayat di Jalan Kebun Pala Tanah Rendah, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara Jakarta Timur, Minggu (20/1).

Dalam siaran pers yang diterima malam ini disebutkan, Hidayat pun memuji inisiatif warga yang saling membantu saat terjadi banjir, maupun setelah terjadi banjir. Menurut Ketua DPP PKS Bidang Kebijakan Publik ini, seharusnya pemerintah, dalam hal ini Pemprov DKI tidak hanya menyatakan 'Jakarta Darurat Banjir' atau sejenisnya. Pemprov DKI, lanjut dia, bisa melakukan lebih banyak untuk membantu warga yang menjadi korban banjir.

"Pemprov DKI bisa menerjunkan Satpol PP atau perangkat pemerintah lainnya. Bisa juga misalkan memberikan dana tunai, karena ini yang mereka butuhkan pasca banjir seperti ini," ucap Hidayat yang didampingi istrinya, Diana Abbas Thalib.

Selain menerjunkan kadernya, Hidayat juga memberikan dana tunai kepada RW 08 Kelurahan Kampung Melayu, Jaktim. Selain itu, PKS juga akan memberikan bantuan alat sekolah kepada setiap anak yang menjadi korban banjir di Kampung Melayu dan akan menyediakan dokter keliling.

"PKS adalah yang pertama yang membantu kami pascabanjir. Kader-kader PKS mau ikut berlumpur-lumpur bersama kami hingga masuk ke gang-gang sempit di sini," ucap Wakil Ketua RW 08 Kampung Melayu, Afif Mustofa. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya