Berita

presiden sby/ist

Inilah Alasan SBY Harus Bersinergi dengan Pemprov DKI Tangani Banjir

MINGGU, 20 JANUARI 2013 | 15:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rapat terpadu sebelum SBY melakukan blusukan di bantaran kali Ciliwung yang daerah Kampung Melayu, Jakarta Timur bertujuan untuk melakukan sinergisitas antara pemerintah pusat dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menangani banjir yang melanda ibukota.

"Pemerintah memandang penting untuk mencari solusi yang strategis. Bukan tahunan, tetapi harapan kita solusi kali ini paling tidak bisa lebih signifikan mengurangi banjir," ujar SBY dalam konferensi persnya usai melakukan blusukan (Minggu, 20/1).

Untuk itu, lanjut SBY, diperlukan sinergisitas antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI untuk menyelesaikan banjir 2013 ini. Lebih lanjut, SBY alasan mengapa harus ada sinergisitas tersebut.


"Pertama, Jakarta jangan hanya dilihat sebagai salah satu provinsi dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Tapi sebagai pusat dari pemeintahan dan pusat lembaga-lembaga kenegaraan, juga pusat ekonomi dan hubungan internasional," ujarnya.

Kedua, lanjut SBY, skala dari bencana banjir ini tidak bisa diatasi oleh Pemprov DKI semata.

"Oleh karena itulah, saya pandang perlu untuk mengambil keputusan dan menetapkan kebijakan untuk bersinergi, mana yang kita percayakan dan mesti bisa dilakukan oleh Pemprov DKI dan mana-mana yang diluar kemampuannya," lanjut SBY.

Lebih lanjut, SBY menyebut bahwa pemerintah pusat akan segera memberikan alokasi dana untuk membantu dan menanggulangi banjir.

"Kemudian anggarannya dialokasikan dari sisi pemerintah pusat," demikian SBY. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya