Berita

ist

Dunia

Usulan Obama Soal Pengetatan Kepemilikan Senpi Ditentang Rakyat AS

MINGGU, 20 JANUARI 2013 | 14:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan demonstran berkumpul di ibukota-ibukota negara bagian Amerika Serikat untuk menentang upaya pengendalian yang lebih ketat terhadap kepemilikan senjata api.

Di Austin, negara bagian Texas, sedikitnya 600 orang berkumpul pada hari Sabtu (19/1) waktu setempat, untuk menyampaikan orasi menentang upaya-upaya pengetatn regulasi kepemilikan senpi oleh pemerintah AS.

Dalam akasinya para demonstran membentangkan poster yang antara lain bertuliskan "Masyarakat Bersenjata adalah Masyarakat yang Santun" dan "Amandemen Kedua Datang dari Tuhan".


Sementara itu, polisi mengatakan bahwa ratusan orang tengah bersiap akan melakukan rapat umum di New England. Demikian dikutip Voanews (Minggu, 20/1).

Sebelumnya para aktivis ini sudah melakukan rapat umum untuk mempromosikan kepemilikan "Senjata Api di Seantero Amerika" terutama melalui media jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Aksi ini merupakan respon dari sikap Presiden Barack Obama yang beberapa hari lalu menandatangani usulan mengenai pembatasan senjata api.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya