Berita

Unjuk Rasa Ricuh, Aktivis Garda Pemuda Nasdem Tak Terima Surya Paloh Dihina

KAMIS, 17 JANUARI 2013 | 07:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Unjuk rasa massa dari Aliansi Melawan Topeng Restorasi (Metro) dan Aliansi Sovi (Solidaritas Perempuan untuk Luviana) di depan kantor DPP Partai Nasdem Jalan Gondang Dia, Menteng, Jakarta Pusat berlangsung ricuh. Pihak Nasdem mengakui mereka terpancing atas aksi unjuk rasa membela Luviana, wartawan Metro TV yang disebut pengunjuk rasa di-PHK secara sepihak oleh manajemen dan pemilik Metro TV, Surya Paloh.

Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) Partai NasDem Effendi Syahputra menjelaskan, awalnya sekitar pukul 13.00 WIB kemarin datang gerombolan pendemo yang tidak mereka ketahui asal muasal. Karena memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Mereka tiba-tiba berteriak mengenai seseorang yang bernama Luviana, mantan karyawan Metro TV yang telah diberhentikan secara hormat oleh Metro TV. Massa demontran kemudian kami ketahui menamai dirinya dengan Aliansi Sovi dan Aliansi Metro," ujar Effendi dalam pesan BlackBerry Messenger yang diterima sekitar pukul 17.00 WIB kemarin.

Dilanjutkannya, massa kemudian membuat kegaduhan dengan mulai menghina nama Ketua Umum ormas Nasdem Surya Paloh. Tak sampai disitu, pengunjuk rasa kemudian menyebar tulisan-tulisan bernada fitnah dan melecehkan.

"Hal ini memancing beberapa teman-teman Garda Pemuda Nasdem, yang memang sedang berkumpul di kantor Nasdem dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dalam rangka Rapimnas Garda Pemuda," imbuhnya.

Karena tidak terima dengan hinaan tersebut, aktivis Garda Pemuda langsung mengambil posisi merebut poster-poster aksi, merebut pengeras suara aksi dan mengambil alih mobil komando. Tak dapat dihindarkan, keadaan menjadi tidak terkendali karena tampak pihak keamanan juga tidak mengantisipasinya.

"Massa chaos berakhir dengan pemecahan kaca mobil. Tidak ada insiden fisik dalam hal ini. Sebelum keadaan diredakan oleh pihak berwajib," ungkapnya.

"Saat ini teman-teman Garda Pemuda yang diduga melakukan perusakan sedang saya dampingi bersama rekan-rekan BAHU Nasdem menjalankan proses pemeriksaan di Polres Jakpus. Sedangkan pihak kami sendiri akan melaporkan koordinator lapangan pendemo karena telah melakukan penghinaan terhadap Ketua Umum Nasdem," tandasnya.[zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya