Berita

Agus Suhartono

NELAYAN DIBANTAI

Panglima TNI Harus Bertanggung Jawab atas Ulah Oknum Anggotanya

RABU, 16 JANUARI 2013 | 09:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono harus bertangung jawab atas dugaan pembantaian yang dilakukan oknum anggotanya terhadap tujuh nelayan di Raja Ampat, Papua, pada 20 Desember 2012 lalu.

"Panglima TNI harus bertanggung jawab atas setiap butir peluru yang keluar dari senjata dimiliki TNI untuk menjaga republik ini, apalagi kemudian peluru tersebut digunakan untuk membunuh rakyat sipil yang tidak mengerti apa kesalahannya,” tegas Ketua Umum DPP Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem Effendi Syahputra (Rabu, 16/1).

BAHU Nasdem saat ini mengadvokasi kasus tersebut. Dua nelayan yang lolos dari peristiwa tersebut telah dibawa ke Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban kemarin.

"TNI AD harus memberi pertanggung jawabannya, karena yang dibunuh dengan senjata laras panjang bukan binatang, mereka punya keluarga yang harus di santuni, diganti kerugiannya, belum lagi kapal boat berserta mesin speedboat yang sengaja ditenggelamkan dalam upaya menghilangkan jejak,” terangnya.

Untuk itu politisi muda Partai NasDem ini menghimbau agar TNI AD dapat segera menyelesaikan kewajiban-kewajiban atas kesalahan yang dilakukan oleh oknum anggotanya, baik itu secara materiil maupun inmateriil. Ini penting buat pencitraan positif TNI dimata masyarakat.

Kemarin, dia menjelaskan, alasan nelayan tersebut 'dibantai' karena dituduh membawa bom ikan. Padahal, tujuan tersebut tidak terbukti. "Cuma, apapun namanya, masak dibantai," kesal dia. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya