Berita

hidayat nurwahid/rmol

Politik

SELEKSI HAKIM AGUNG

PKS Akan Laporkan Daming ke MA

SELASA, 15 JANUARI 2013 | 14:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI memastikan tidak akan meluluskan M. Daming Sunusi dalam fit and proper test untuk menjadi Hakim Agung.

Bahkan, PKS akan melaporkan Daming ke Mahkamah Agung (MA). PKS menilai, sangat tidak pantas bagi seorang calon hakim agung menjadikan korban perkosaan sebagai candaan.

"Instruksi kami adalah Daming dicoret sebagai calon hakim agung," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1).

Hidayat mengatakan, sangat tidak pada tempatnya seorang calon hakim agung menjadikan korban perkosaan sebagai bahan candaan. Hidayat juga berpendapat, Daming juga harus dikenai sanksi oleh MA sebab pernyataanya telah mempermalukan korps hakim.

"PKS menghukum dia dengan tidak memilih dan akan melaporkan yang bersangkutan ke MA, untuk menyelamatkan citra MA dan Hakim Agung," tandas Hidayat.

Sebagaimana diberitakan, pernyataan yang tidak pantas terlontar dari mulut Daming saat menjawab pertanyaan mengenai kejahatan pemerkosaan yang diajukan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Andi Azhar. Andi menanyakan pendapat Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa.

Tak disangka, pertanyaan serius dalam forum fit and proper test calon Hakim Agung di DPR ini dijawab Daming dengan jawaban yang tidak pantas. "Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati," kata Daming.

Daming sendiri usai fit and proper test, kepada wartawan mengaku jawaban itu sekadar untuk mencairkan suasana. "Saya lihat kita terlalu tegang, supaya ketegangan itu berkuranglah. Tadi kan ketawa sebentar," jawab Daming. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya