Berita

william hague/ist

Dunia

Inggris Siap Bantu Pakistan Lawan Teroris

SABTU, 12 JANUARI 2013 | 13:52 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengutuk serangan bom yang dilakukan kelompok teroris Pakistan terhadap warga sipil yang tidak berdosa.

Hague mengirimkan ucapan belasungkawa kepada serangan bermotif sektarian itu pada Jumat (11/1) waktu setempat. Dalam ucapan belasungkawa itu, ia menyebut serangan sektarian ini sebagai penganiayaan terhadap umat Syiah.

"Saya sangat sedih mendengar serangan teroris dan sektarian brutal yang terjadi di Quetta dan Swat. Kami (Inggris) mengutuk keras serangan yang tidak masuk akal yang merupakan penganiayaan terhadap umat Syiah," ujar William Hague sebagaimana dikutip The News Internasional (Sabtu, 12/1).


Tidak hanya berbelasungkawa, Hague juga mengatakan bahwa Inggris siap bahu membahu dengan Pakistan dalam perang melawan terorisme. Bahkan dengan tegas Hague menyebut dengan tegas masalah Pakistan merupakan masalah bagi Inggris juga.

"Kami (Inggris) siap membantu Pakistan untuk berjuang melawan teroris dan ekstremisme kekerasan," lanjutnya.

Pernyataan belasungkawa Hague ini adalah respon Inggris atas peristiwa Kamis (10/1) berdarah. Pada saat itu empat ledakan mengguncang Pakistan dan menewaskan sedikitnya 116 orang, serta melukai tak kurang dari 235 orang lainnya.

Dari keempat ledakan tersebut, tiga ledakan melanda Quetta, ibukota Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran. Sedangkan satu ledakan lagi terjadi saat warga Syiah tengah berdoa di distrik Swat, bagian barat laut Pakistan.[ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya