Berita

hans silalahi/ist

Politik

Ada yang Lebih Pas Jadi Menpora, Bukan Hans Silalahi

KAMIS, 10 JANUARI 2013 | 14:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jelang pengumuman pengganti Menpora Andi Mallarangeng, nama Hans Silalahi muncul ke permukaan. Munculnya nama ketua Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat itu menuai kritik dari banyak pihak. Salah satunya dari ketua DPP KNPI bidang Hubungan Luar Negeri Abhiram Sing Yadhaf.

Abhiram menilai Hans yang juga ketua Majelis Pemuda Indonesia tidak akan mampu menyatukan banyak konflik di kalangan organisasi kepemudaan atau induk organisasi olahraga di tanah air yang sekarang terjadi.

"Ada keterkaitan benang merah antara posisi Hans Silalahi dulu dan kini sebagai Ketua Majelis Pemuda Indonesia dengan carut marut perpecahan yang terjadi di tubuh KNPI," ujarnya sesaat lalu.


Abhiram berpendapat figur yang pas menggantikan Andi Mallarangeng adalah orang yang punya karakter tegas, kuat dalam penguasaan ilmu hukum dan sosok politisi yang cukup senior.

"Menpora itu kan jatahnya politisi (kader partai), maka mesti politisi senior yang kuat dan tegas dalam bidang hukum. Kita butuh figur yang pas," sambungnya.

Soal sosok yang lebih pas menjadi Menpora, Abhiram menilai Khatibul Umam Wiranu lebih baik ketimbang Hans Silalahi. Khatibul Umam dianggap kaya pengalaman di organisasi kepemudaan.

"Pak Umam aktifis pemuda yang kaya pengalaman. Beliau pernah di KNPI dan GP Anshor. Selain itu juga beliau adalah anggota DPR, organisatoris yang lahir dari rahim NU, ormas terbesar di Indonesia," tegas Abhiram.

Abhiram berharap kelak Mempora terpilih bisa mengangkat harkat martabat pemuda dan prestasi olahraga nasional ke pentas dunia.

"Semoga kelak tak ada lagi soal konflik yang justeru memalukan nama pemuda dan mendegradasi prestasi olahraga kita," harap Abhiram yang juga vivice president pemuda ASEAN.

Seperti diketahui, setelah pengunduran diri Andi Mallarangeng menyeruaklah nama-nama-nama kader Demokrat sebagai muncul Khatibul Umam Wiranu, Ramadhan Pohan, I Gede Pasek Suardika, M Fakhruddin, Achsanul Qosasih dan Hans Silalahi.[dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya