Berita

TIM nasional Indonesia

Olahraga

Kerangka Timnas Dideadline 13 Januari

Pra Piala Asia
KAMIS, 10 JANUARI 2013 | 08:38 WIB

TIM nasional Indonesia terus meng­gelar pemusatan latihan se­bagai persiapan untuk mengikuti kua­lifikasi Piala Asia 2015. Mes­ki masih terkendala jumlah pe­main, skuat Garuda sudah diberi deadline untuk memiliki kerang­ka tim.

“Tanggal 13 Januari nanti tim­nas harus membentuk kerangka tim. Saya tidak mau ada lagi pe­main yang keluar masuk. Untuk pendaftaran, paling lambat se­minggu sebelum kick off sudah masuk ke panitia,” tegas Koor­dinator Timnas Indonesia Bob Hippy, di Jakarta kemarin.

Pemusatan latihan timnas saat ini baru dihadiri 15 pemain saja. Na­mun, kata Bob, jumlah itu pas­ti akan bertambah karena se­jumlah pemain lain sudah me­mas­tikan bergabung.

“Pemain lain­nya masih kami tunggu. Ting­gal masalah izin saja se­hingga mereka belum bisa berga­bung,” kata Bob.

“Kami sedang mengurusi para pemain yang belum memiliki paspor karena untuk didaftarkan ke panitia,” lugasnya.

Timnas juga terus melakukan upaya lobi ke pihak Persipura agar klub berjuluk ‘Mutiara Hitam’ ter­sebut dapat melepas pemainnya ke timnas. “Manajer Timnas Mesak Manibor sedang berada di Papua. Di sana ia melakukan pertemuan dengan Walikota Papua yang juga Ketua Umum Persipura, Benhur Tommy Mano. Dalam pertemuan itu, Mesak akan meminta kepasti­an mengenai pemain yang akan dilepas,” terang Sekretaris 1 tim­nas Hengky Woisiri.

Hengky mengaku, sebelum­nya Persipura memang pernah me­nya­takan siap melepas pema­in­nya ke timnas. Tetapi putusan ter­sebut berubah. Untuk itu, pi­hak­nya akan terus melobi Persi­pura salah satunya adalah dengan me­nemui Persipura di Bandung.

Dalam rilis daftar nama pe­main yang dipanggil ke timnas ada sejumlah pemain Persipura, di antaranya Ferinando Pahabol, Pa­trich Wanggai, Emmanuel Wang­gai, Boas Solossa, Ian Luis Ka­bes, Lukas Mandowen, dan Ri­cardo Salampessy. Yang terak­hir, Orti­zan Solossa masuk daf­tar. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya