Berita

hartati murdaya/ist

Politik

KPK Tidak Mau Ngurusi Kabar Hartati Murdaya Keluar-Masuk Tahanan 3 Kali Seminggu

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 15:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau mengurusi kabar yang menyebutkan bahwa Hartati Murdaya bisa dengan mudah keluar dan masuk ruang tahanan dengan alasan berobat.

Pengusaha yang juga petinggi Partai Demokrat itu menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengurusan izin Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Kasus ini juga menyeret mantan Bupati Buol Amran Batalipu dan sedang digelar di Pengadilan tindak Pidana Korupsi di Jakarta.

"Izin berobat bukan lagi dari KPK, tapi dari hakim (setelah kasus disidangkan)," ujar Jurubicara KPK Johan Budi SP kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Senin, 7/1).

Dia mengatakan, sebelum kasus korupsi ini dilimpahkan ke pengadilan, dokter rutan KPK memberikan izin kepada Hartati untuk melakukan fisioterapi.

"Soal sekarang keluar tiga kali seminggu bukan lagi urusan KPK," demikian Johan Budi.

Hartati Murdaya belakangan ini dikabarkan semakin sering keluar dan masuk ruang tahanan dengan alasan berobat. Bisa tiga kali dalam seminggu, dan setiap kali keluar bisa lebih dari 12 jam. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya