Berita

rmol

Walikota Palembang Diadukan Istri Pertama ke Sekjen Depdagri

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 14:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kekuasaan sering membuat orang lupa diri. Saat masih belum memegang tampuk kekuasaan seseorang bisa bersikap bijak, adil dan teguh menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Namun setelah kekuasaan dalam genggaman, sifat baik tersebut pelan tapi pasti menghilang.

Begitu kira-kira yang terjadi pada Walikota Palembang Eddy Santana Putra. Mahligai rumah tangga yang dibinanya bersama Srimaya Haryanti berujung masalah. Eddy kepincut dan menikahi perempuan idaman lain, Eva Ajeng. Dua tahun Srimaya tak dinafkahi, sementara dia harus membiayai dua anak hasil pernikahan dengan Eddy dan membiayai perawatan rumah dinas yang ditinggalkan Eddy sejak 2010.

Dicampakkan Eddy, Srimaya balas melawan. Ia mengadukan masalah yang dialaminya ke berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Komnas Perlindungan Anak, dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Belum ada respon, Srimaya pun mengadukan nasibnya ke Sekjen Depdagri.

"Saya sedih dan prihatin, dua tahun tak diberi nafkah," keluh Srimaya kepada wartawan di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Srimaya mendatangi Kemendagri untuk menyampaikan pengaduannya tadi pagi, sekitar pukul 09.00 dengan didampingi pengacara Ishmatul Iffah dan beberapa saudara. Telah dijadwalkan sebelumnya, Srimaya akan diterima Sekjen Kemendagri, Diah Anggraini. Namun karena ada panggilan mendadak ikut rapat kabinet, pertemuan dijadwal ulang sore ini, pukul 16.00.

"Saya ingin membela hak-hak saya. Saya dizolimi terutama hak-hak saya dan anak-anak saya," ucap Srimaya.

Srimaya tegaskan, pernikahan Eddy dengan Eva Ajeng yang adalah mantan model majalah dewasa, tidaklah sah karena dilakukan tanpa seizinnya.

Eddy menceraikan Srimaya pada 2011 lalu. Pengadilan agama mengabulkan perceraian itu. Namun Srimaya mengajukan memori banding ke MA dan hingga kini kasusnya masih bergulir di MA.

Beberapa hari lalu Srimaya melaporkan Eddy ke Polda Sumatera atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga. Pengacara Srimaya, Ishmatul Iffah, membeberkan kekerasan yang dialami kliennya dimulai pada 2010, ketika Eddy meninggalkan rumah dinasnya untuk tinggal bersama istri keduanya.

"Srimaya sudah melaporkan suaminya ke polisi dalam kasus KDRT psikis dan pernikahan tanpa izin," katanya. [dem]



Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya