Berita

Dunia

Dua Warga Beijing Meninggal Karena Virus Flu Babi

MINGGU, 06 JANUARI 2013 | 16:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua wanita China telah meninggal akibat terjangkit virus H1N1 atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu babi. Beberapa media pemerintah China memang menyebutkan bahwa virus tersebut telah menyerang Beijing dalam 10 hari terakhir ini.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan seorang pasien kanker berusia 65 tahun meninggal pada Jumat (4/1), setelah dirinya terjangkit flu babi. Sementara korban wanita lainnya adalah buruh migran berusia 22 tahun yang meninggal pada 27 Desember lalu. Demikian diberitakan Reuters (Minggu, 6/1).

Kasus flu babi di Beijing berada pada tingkat tertinggi dan paling dominan selama kurun waktu lima tahun terakhir. Kasus ini meningkat seiring terjadinya suhu rendah di Beijing dan juga di berbagai kota lainnya di China.


H1N1 atau virus flu babi muncul pada tahun 2009. Virus ini mula-mula terjadi di Amerika Serikat dan Meksiko yang kemudian menyebar ke  seluruh dunia dalam waktu enam minggu saja.

Perkiraan awal WHO menyebutkan jumlah kematian akibat wabah global itu di sekitar 18.500 orang, namun sebuah penelitian yang diterbitkan Juni lalu mengatakan jumlah korban tewas akibat flu burung mencapai angka 284.500 hingga 579.000 orang.[ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya