Berita

Politik

SBY Sadar Reshuffle Hanya Menambah Musuh

MINGGU, 06 JANUARI 2013 | 15:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden SBY tidak akan mereshuffle kabinet. Sebaliknya, SBY hanya akan mengisi kekosongan jabatan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang ditinggalkan Andi Mallarangeng.

"Sikap SBY ini makin menegaskan dua hal. Pertama, sikap itu menjadi tambahan bukti lemahnya leadership SBY yang sama sekali tidak mencerminkan pemimpin yang berkarakter strong leader," kata Direktur Citra Komunikasi Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Toto Izul Fatah, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (6/1) 

Kedua, kata Izul, sikap SBY itu menjadi tambahan bukti yang menguatkan tuduhan miring selama ini bahwa dia disandra koalisi dan tidak sanggup melepaskan sandraan tersebut.


Kenapa SBY tidak mereshuffle kabinet padahal ada menteri yang kinerjanya buruk, ada menteri yang disebut kuat terlibat korupsi Hambalang, atau ada menteri yang berselingkuh? Kata Toto, dalam memasuki sisa waktu kepemimpinanya SBY merasa makin lemah. Pemecatan menteri, baik yang berasal dari parpol maupun non parpol, tentu hanya akan menambah musuh saja.

"Sehingga dia memilih untuk cari aman karena dia sadar jika langkah berani itu (reshuffle) diambil hanya akan menambah musuh saja. Itu juga berarti makin melemahkan SBY. Apalagi ditengah kuatnya potensi memanas di 2013," katanya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya