Berita

Politik

Relawan Rakyat Untuk Perubahan Dukung Rizal Ramli Jadi RI 1

SABTU, 05 JANUARI 2013 | 17:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan terhadap pencapresan Dr. Rizal Ramli terus bertambah. Mantan aktivis kampus dan gerakan mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Rakyat Untuk Perubahan (RRUP) meminta agar mantan Menteri Kordinator Perekonomian itu maju mencalonkan diri sebagai presiden RI 2014-2019.

"Sosok Rizal Ramli sangat tepat untuk memimpin Indonesia," kata Ketua RRUP Jawa Tengah, Muhammad Khabib, kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/1).

Dorongan disampaikan RRUP bukan tanpa alasan. RR sapaan Rizal Ramli, punya kemampuan mumpuni sehingga dapat mengobati permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang makin hari makin akut. Pengalaman dan prestasi RR, tidak perlu diragukan lagi. Dia merupakan mantan aktivis mahasiswa yang karir politiknya di lembaga negara telah teruji.


Dukungan juga disampaikan mengingat korupsi dalam sistem pemerintahan semakin menjadi, sementara independensi kebijakan pemerintah semakin mengarah pada neoliberalisme dan tidak prorakyat akibat pemimpin bangsa tidak bisa melepaskan diri dari cengkeraman kepentingan asing.

RR merupakan ekonom yang dipercaya menjadi penasehat ekonomi PBB bersama ekonom internasional lainnya seperti peraih nobel ekonomi Prof, Amartya Sen dari Harvard University, Prof Sir James Mirrlees Alexander dari Inggris dan Dr Rajendra K Panchuri dari Yale University, serta beberapa ekonom lainnya dari berbagai negara.

"RR layak menjadi presiden dengan jaringan pergaulan internasional yang luas," tutur Khatib yang didampingi puluhan pengurus dan anggota RRUP.

Karir politik RR sebagai pejabat negara, masih menurut Khabib, terkenal sosok yang bersih dari KKN. Saat menjabat kepala Bulog pada masa pemerintahan Gus Dur, banyak terobosan penting yang dilakukannya. Diantaranya mereformasi Bulog menjadi lembaga yang lebih transparan dan akuntabel. Misalnya dengan penghapusan rekening off budget menjadi on budget. RR juga berhasil melakukan penghematan dan peningkatan efisiensi biaya yang cukup signifikan dalam sistem kerja Bulog sehingga menghasilkan surplus yang cukup besar. Tak sampai disitu, dia juga melakukan penyederhanaan dan konsolidasi rekening-rekening Bulog yang sebelumnya berjumlah 117 rekening menjadi hanya sembilan rekening saja.

Saat jadi Menko Perekonomian tahun 2000, RR mencanangkan program percepatan pemulihan ekonomi. Terbukti, program kebijakan benar-benar pro rakyat. Beliau menciptakan stabilitas di sektor finansial, meningkatkan kesejahteraan rakyat di pedesaaan utk memperkuat stabulitas sosial politik, memacu pengembangan usaha skala mikro dan UKM, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, mengutamakan pemulihan ekoomi berlandaskan investasi drp pindajam. Memacu prningkatan ekspor, melaksanakan desentralisasi ekonomi dengan tetap menjaga keseimbangan fiskal, mengoptimalkan pemanfaatan suber daya alam dan mempercepat restrukturisasi perbankan.

"RRUP Jateng dengan beragam jaringan di daerah Jateng siap memenangkan Dr. RR sebagai presiden 2014-2019," tutup Khatib. [wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya