Berita

Politik

Aji Jayapura Klarifikasi Data RSF Lima Wartawan Diculik Di Papua

JUMAT, 04 JANUARI 2013 | 21:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura mengklarifikasi data Reporters sans frontières (RSF), organisasi jurnalis internasional yang berkantor pusat di Paris, yang setiap tahun mengeluarkan index kebebasan pers internasional.

Selain menyebut dua jurnalis tewas di Papua hingga tahun 2011 dan 18 mengalami penyerangan, dalam data yang dikeluarkan tahun 2011 itu pihak RSF juga menyebutkan lima jurnalis diculik di Papua.

"AJI Jayapura merasa perlu mengklarifikasi data itu, karena dalam data yang dipublikasikan juga oleh Pacific Media Center tersebut, tercatat AJI Jayapura sebagai organisasi jurnalis yang ada di Papua," kata Ketua Aji Jayapura, Victor Mambor, dalam penjelasannya, Jumat (4/1).

Klarifikasi, katanya, perlu disampaikan Aji Jayapura karena data yang dikeluarkan RSF dapat menimbulkan opini bahwa AJI Jayapuralah yang menerbitkan data adanya lima wartawan yang diculik di Papua.

"Pada level internasional, laporan RSF ini berpengaruh besar terhadap turunnya peringkat kemerdekaan pers di Indonesia dari 117 pada tahun 2011 menjadi 146 pada 2012," demikian Victor. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya