Berita

transjakarta/ist

Puluhan Calon Penumpang Transjakarta Dibikin Frustasi Menunggu

JUMAT, 04 JANUARI 2013 | 15:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Puluhan calon penumpang bus Transjakarta yang sudah membeli tiket seringkali terjebak dalam kepenatan menunggu transportasi massal itu. Belum lagi kondisi halte yang sering tidak layak, terutama ketika hujan deras melanda Jakarta.

Tak jarang calon penumpang Transjakarta akhirnya merelakan tiketnya hangus dan beralih ke transportasi lain karena kelemahan manajemen itu.

Saat ini pemandangan mengenaskan tampak di Halte Busway Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Puluhan calon penumpang TransJ frustasi dan kelelahan menunggu bus yang tidak  kunjung tiba di halte tersebut.


"Busnya tidak datang-datang, sampai penuh sesak begini," kata seorang penumpang, Laila Maryani (47), kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat petang, 4/11).

Dari pengakuan beberapa pelanggan TransJ lain, kejadian seperti itu sudah sering terjadi tak hanya di Halte Pondok Pinang. Yang paling menderita biasanya adalah para perempuan hamil, kaum lanjut usia dan anak-anak yang terpaksa harus berdiri berpuluh-puluh menit dan berdempetan dengan calon penumpang lain.

Sedangkan Laila menyatakan sudah lebih dari satu jam menantikan bus TransJ di Halte Pondok Pinang. Tiap bus yang tiba, cuma lewat saja karena penumpangnya sudah terlalu padat.

"Sekalinya ada bus, penumpangnya padat. Petugas juga melarang naik," imbuhnya.

Situasi di sekitar Pondok Pinang, Lebak Bulus dan sekitarnya memang sempat diguyur hujan ringan selama sekitar 20 menit. Tentu saja itu tidak dapat menjadi dalih bagi pengelola TransJ untuk meminta para pelanggannya maklum. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya