Berita

anas urbaningrum

Kubu Anas Urbaningrum Siapkan Buku Putih Kasus Korupsi Hambalang

KAMIS, 03 JANUARI 2013 | 16:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kubu Ketua Umum Partai Demokrat yang sah dan konstitusional, Anas Urbaningrum, tengah menyusun buku putih mengenai dua kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pentolan partai itu, yakni kasus pembangunan kompleks atlet Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan, dan pembangunan kompleks olahraga nasional Hambalang di Bogor, Jawa Barat.

Kedua kasus itu pun sering sekali digunakan oleh lawan-lawan Anas Urbaningrum baik dari dalam maupun dari luar untuk memukul dan menjatuhkan bukan hanya kewibawaan Anas Urbaningrum tetapi juga dirinya dari kursi ketua umum yang didudukinya sejak 2010.

Buku putih tersebut akan berisi kronologi dan fakta-fakta yang ada di balik kasus Jakabaring dan Hambalang. Ia didedikasikan pada upaya penegakan hukum yang jujur dan adil sehingga hukuman diberikan kepada orang yang memang bersalah.

Informasi yang diperoleh menyebutkan kini buku putih tersebut sudah memasuki tahap editing akhir. Direncanakan setibanya kembali di tanah air, Anas Urbaningrum akan menyelia editing sebelum penerbitan dan distribusi.

Sementara kalangan menilai posisi Anas Urbaningrum di Partai Demokrat semakin kuat setelah baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng sebagai tersangka. Tadinya, kelompok yang ingin menempatkan Anas Urbaningrum satu paket tersangka dengan Andi Mallarangeng. Tetapi upaya ini gagal setelah KPK menyadari bahwa yang bersalah dalam kasus Hambalang ini adalah Menteri Negara Pemuda dan Olahraga.

Andi Mallarangeng telah mengundurkan diri dari kursi Menopra sehari setalah dia dinyatakan bersalah.

Menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), selain Andi Mallarangeng, Menteri Keuangan Agus Martowardojo pun dinilai bersalah dalam kasus ini. Ia menandatangani anggaran yang diajukan Kemenpora walaupun tidak ditandatangani Menpora. Namun sejauh ini KPK belum menetapkan Agus Martowardojo sebagai tersangka. [dem]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya