Berita

Daud Yordan

Olahraga

Daud Ingin Wariskan Karier Kepada Anak

KAMIS, 03 JANUARI 2013 | 08:57 WIB

Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan menginginkan anaknya Miquel Angel Yordan Jr yang lahir pada Senin (24/12) kelak menjadi petinju se­per­ti dirinya.

“Anak saya wajib menjadi petinju seperti bapaknya,” kata petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antara­nya dengan KO) dan dua kali kalah ketika dihubungi wartawan.

Menurut petinju Sasana Ka­yong Utara tersebut kadang-ka­dang ketika seorang ayah mem­berikan kebebasan untuk memilih masa depan bagi anak­nya sering kurang tepat. “Se­ring kebebasan untuk me­milih masa depannya tidak mak­simal, sehingga saya tetap akan mengarahkan anaknya men­jadi petinju kelak jika su­dah dewasa,” katanya.

Daud Yordan kini menjadi se­orang ayah setelah istrinya Mega Angela melahirkan anak perta­ma di Rumah Sakit Fati­ma Keta­pang, Kalimantan Barat, Senin (24/12) malam pukul 18.08.

Dia mengatakan, istrinya me­lahirkan anak laki-laki de­ng­an berat badan 3,5 kilogram dan panjang 50 sentimeter de­ngan diberi nama Miquel Angel Yor­dan Jr. Ketika dita­nya nama Mi­quel Angel Yor­dan Jr, dia me­ngatakan, dirinya memang me­ngidolakan petinju Puer­to Rico, Miquel Cotto yang me­miliki rekor bertarung 37 kali menang (30 di antaranya deng­an KO) tersebut.

“Terus terang saya memang mengidolakan dia sampai ka­pan­­pun karena faktor prestasi dan juga kehidupan pribadinya se­hingga nama anak pertama saya diberi nama Miquel,” ka­ta­nya.

Dia menjelaskan, Miquel Cot­to sebagai seorang petinju me­miliki gaya bertinju yang leng­kap dan dari sisi kehidupan pri­badinya memang layak dijadi­kan contoh. “Saya selalu melihat rekAman pertarungan dia (Mi­quel Cotto) setiap kali yang ber­sangkutan naik ring,” katanya.

“Saya memang belum per­nah bertemu secara pribadi de­ngan yang bersangkutan tetapi saya pernah satu hotel dengan dia saat dirinya akan bertarung melawan petinju Panama, Ca­lestino Caballero di Amerika Serikat, beberapa waktu lalu,” katanya.

“Saya tahu kehidupan priba­di dia dari membaca riwayat hidupnya. Memang banyak yang bisa kita ambil contoh da­ri dia dalam mengarungi ke­hi­dupan sebagai seorang petin­ju,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya