Berita

Marissa Nasution

Blitz

Marissa Nasution, Senang Pacar Yang Posesif

RABU, 02 JANUARI 2013 | 09:15 WIB

Segala tipe cowok yang diidamkan ada di Conrad. Cuma bingungnya nanti mau nikah dimana.

Sejak dipacari Warren Conrad, senyum tak pernah lepas dari wajah Marissa Nasution. Pacar ter­ba­runya pasca putus dengan Daniel Mananta itu jelas memberi kenyamanan untuk Marissa.

“Mungkin karena lebih berpengalaman, jadi aku nyaman sama dia sampai sekarang,” ujar Marissa.

Bahkan, meski hubungannya dengan bule ber­darah Australia-Filipina itu baru berjalan delapan bulan, wanita yang hobi berenang ini sudah mantap untuk melanjutkan ikatan mereka ke tahap yang lebih serius.

Nampaknya, Marissa sudah tak sabar untuk bisa memiliki keluarga bersama Conrad yang berprofesi sebagai pengusaha dan dokter. Selain fokus di kariernya sebagai presenter dan ber­bisnis, bintang film Na­maku Dick, Get Married 2 dan Cowok Bikin Pusing itu juga ingin sukses membina rumah tang­­ganya kelak.

“Enam tahun aku berkarier di sini, aku mau lebih realistis. Ke depannya aku ingin fokus sama keluarga,” urai Marissa.

Segala hal yang diinginkan dari seorang pria, ia temukan pada diri Conrad. Meski terkadang sang pacar diakuinya amat po­sesif, namun ia tak merasa keberatan. Tak seperti mantan-mantannya sebe­lum­­nya, cewek blasteran Jerman-Ba­tak ini jus­tru merasa menemukan so­sok yang bisa diperlakukan la­yak­nya saudara dan sahabat ada dalam diri Conrad. Mereka baru jadian Mei 2012.

“Ketimbang aku, Conrad yang jauh le­bih posesif. Tapi nggak apa-apa, aku nya­man-nyaman aja. Itu tandanya dia per­hatian sama aku selama ini,” paparnya.

Namun, masih ada sedikit kebimbangan di be­nak Marissa. Dia bingung dengan status Conrad yang bukan Warga Negara Indonesia (WNI).

“Arah hubungan (untuk menikah) sebetulnya sudah kami pikirkan. Tapi, belum ketemu ba­gaimana solusinya. Kendala kami sebenarnya hanya di timing dan lokasi. Sebab, dia belum tahu mau bekerja di Indonesia atau pindah ke luar negeri. Kalau dia pindah ke luar negeri kan aku ikut,” curhatnya.

Menurut Marissa, menjalani hubungan dengan lawan jenis itu tidak cukup hanya dengan cinta. “Kamu bisa mencintai seseorang, tapi masih ba­nyak masalah yang harus dipertimbangkan. Pa­sangan juga harus bisa jadi teman baik. Nah, dia ini teman baik aku. Dia itu good partner for life,” beber eks VJ MTV ini.

Menjadi artis, public figure sebenarnya bukan hal yang sedari dulu ia cita-citakan. Marissa me­ngaku dirinya tak pernah neko-neko apalagi bila itu menyangkut impian di masa depan. Wanita berusia 26 tahun itu melihat segala sesuatunya dari sudut pandang yang sederhana.

Hanya ada dua hal vital yang selama ini sering diperdebatkan banyak orang. Yakni soal uang dan hukum. Maka, ia pun mengambil sekolah di bi­dang Finance and Law, dan di masa itu dirinya berharap bisa bekerja kantoran sesuai dengan ilmu yang ia peroleh tersebut.

Namun, bukannya lantas melakoni apa yang ia prediksi sebelumnya, Marissa justru berubah pi­kiran. Dari rumah orangtuanya di Jerman, di usia 19 tahun ia memberanikan diri melanglang buana, dan datang ke Indonesia.

“Bagiku, itu adalah hal yang paling ekstrem yang pernah aku lakukan seumur hidup aku. Nekat ke Indonesia karena merasa tertantang,” tuturnya.

Jalan karier pun ia mulai melalui modelling. Diakui Marissa, masa-masa ia merintis karier adalah fase tersulitnya selama berada di sini. Wajah Indonya tak membuat jalannya mulus ma­suk ke industri tersebut. Diungkapkan, getir ba­nyak ia rasakan ketika menjalani profesi sebagai freelance model. Ditolak berpuluh kali pada awalnya, ia pun pernah merasakan hidup pas-pasan ketika baru tinggal di Jakarta.

Namun, itu dulu. Saat ini dirinya mengaku me­nikmati buah dari perjuangannya. Tak ada yang disesali. Wanita bermata cokelat itu jus­tru mengaku betah tinggal di Indonesia. Ter­lebih, ia merasa pekerjaannya sebagai mo­del sekaligus presenter sangat me­nye­nangkan.   [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya