Berita

Nusantara

Warga Habiskan Jutaan Rupiah untuk Pesta Kembang Api

SELASA, 01 JANUARI 2013 | 21:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga Kota Batam Kepulauan Riau menghabiskan hingga jutaan rupiah untuk membeli kembang api dalam perayaan pergantian tahun 2013.

"Saya beli yang enam tembakan, harganya Rp1 juta, sengaja untuk perayaan tahun baru di rumah," kata Steven, warga Nagoya di Batam, Senin.

Ia mengatakan sengaja membeli kembang api yang bisa menembak hingga berpuluh-puluh meter ke atas langit sebagai hadiah hasil rapor anaknya.

"Ini perayaan bersama, seluruh keluarga berkumpul," kata dia seperti dikutip Antara.

Steven mengatakan tidak rugi mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk kembang api, apalagi perayaan dengan membakar kembang api itu adalah tradisi keluarga.

Pedagang kembang api, Pasar Puja Bahari, Anto, mengatakan penjualan kembang api pada pergantian tahun 2013 meningkat dibanding sebelumnya.

Meski penjulan mulai terlambat karena hujan, namun perdagangan kembang api meningkat menjelang pergantian tahun.

"Awalnya jelek karena hujan terus, tapi begitu mulai jam 20.00 WIB, banyak yang datang membeli," kata dia.

Ia menjual berbagai jenis kembang api mulai harga Rp5.000 hingga Rp5.000.000. Tidak hanya untuk warga, Anto juga melayani penjualan untuk hotel dan restoran yang menyediakan acara tahun baru.

Sejak pukul 20.00 WIB, bunyi ledakan kembang api bersautan di penjuru Batam.

Pesta kembang api menjadi kebiasaan warga Batam dalam perayaan tahun baru.

Pemerintah Kota Batam juga menyiapkan kembang api dengan 2.200 tembakan dalam pesta pergantian tahun di Dataran Engku Putri.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan kembang api disajikan dengan musik yang ditembakan dari 500 titik.

Yusfa menolak menjelaskan dana yang dihabiskan Pemkot Batam dalam pesta akhir tahun yang sekaligus menutup rangkaian kegiatan HUT Batam ke-183. [ant/dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya