Wisatawan lokal yang berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan dan luar provinsi memilih keliling Sungai Musi menggunakan "ketek" atau perahu kayu tradisional khas setempat.
Junadi (43) wisatawan asal Cianjur Jawa Barat, di Palembang, Selasa mengatakan berlibur di kota pempek sudah sejak lama mereka inginkan bersama keluarga.
Jembatan Ampera dan mengarungi Sungai Musi dengan perahu tradisional sangat menarik dan unik.
Menurut dia, seperti dilaporkan Antara alat transportasi tradisional tersebut menjadi pilihan mereka berlima berkeliling sungai.
Merasakan transportasi sungai yang khas tentunya lebih menarik ketimbang menggunakan kapal atau bus air.
Ia mengatakan, selain lebih menantang menggunakan perahu kayu tradisional lebih murah.
"Hanya mengeluarkan biasa Rp100.000 untuk mengarungi sungai dengan jarak tempuh sekitar 30 menit," katanya. Pengemudi perahu kayu, Ruslan menjelaskan libur panjang berdampak pada meningkatnya pengguna jasa transportasi sungai itu.
"Hari ini saja, ada 11 kelompok yang menyewa ketek dan berkeliling sungai," ujarnya.
Dia menambahkan, sebagian penumpang memilih rute Benteng Kuto Besak ke Pelabuhan Boom Baru kemudian ke Masjid Kiyai Mir Ogan.
Dengan tarif Rp100.000 pulang pergi dengan jumlah penumpang maksimal delapan orang. [ant/dem]