Berita

ilsutrasi

Nusantara

ANGIN KENCANG

Jumlah Rumah yang Rusak Bertambah

SELASA, 01 JANUARI 2013 | 21:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jumlah rumah rusak akibat angin kencang yang terjadi di Pamekasan, Madura, pada Selasa (1.1) sekitar pukul 16.00 WIB, bertambah.

"Data terbaru berdasarkan laporan pada petugas kecamatan hingga Selasa malam, sebanyak 11 bangunan rusak akibat angin kencang yang terjadi Selasa sore," kata staf Humas di Kantor Kecamatan Larangan, Sunairi, Selasa malam, seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan ke-11 jenis bangunan yang rusak itu terdiri dari bangunan rumah, dapur, kandang dan mushala.

Lokasi kejadian di dua desa, yakni di Desa Peltong dan Desa Trasak, Kecamatan Larangan dengan perincian sebanyak enam bangunan rusak di Desa Peltong dan sebanyak lima bangunan rusak di Desa Trasak, Kecamatan Larangan.

Dari 11 bangunan rusak akibat diterjang angin kencang itu, dua di antaranya sangat parah, yakni rumah Ny Salamah dan Haji Mashuri, warga Dusun Patemon, Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

Rumah Ny Salamah ringsek karena tertimpa pohon roboh, demikian juga rumah Haji Mashuri. Tapi semua keluarga yang tinggal di dua rumah itu selamat.

"Saat kejadian, saya ada di mushala dan anak-anak sedang bermain," kata Ny Salamah.

Angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Larangan Pamekasan, Selasa sore itu sempat memutus kabel listrik hingga menyebabkan aliran listrik padam selama lima jam lebih.

Selain di wilayah Kecamatan Larangan, pemadaman aliran listrik karena terganggu angin kencang dan pohon tumbang itu, juga terjadi di wilayah Kecamatan Pademawu, Kadur dan sebagian di wilayah Kecamatan Galis, Pamekasan. [ant/dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya