Berita

Politik

TOLAK TDL NAIK

Pekerja Muslim Akan Demo Kementerian ESDM dan BUMN

SELASA, 01 JANUARI 2013 | 19:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 10 persen diprotes buruh dan pekerja. Rabu besok (2/1), para pekerja yang terhimpun dalam Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) 98 berencana melakukan unjuk rasa menolak rencana tersebut..

"Kenaikan TDL dampaknya cukup besar bagi pekerja. Dengan kebijakan itu para pengusaha akan beralasan untuk tidak memberikan gaji sesuai UMK," kata Dedi Yusuf, Ketua  Pimpinan Wilayah (PW) PPMI 98 DKI, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (1/1).

Unjuk rasa sendiri akan digelar di kantor Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN pukul 13.00 siang. Aksi sengaja tidak dilakukan di kantor PLN pusat karena mereka hanyalah pelaku, bukan pengambil kebijakan atas naiknya TDL.


"Masa akan berkumpul di Gedung Indosat, lalu bergerak ke dua kementerian itu,"

Dia berjanji para pekerja muslim akan menggelar aksi dengan massa yang lebih besar apabila pemerintah tidak menggubris tuntutan mereka.

"Aksi kita tidak melibatkan massa cair, ini murni dilakukan anggota PPMI 98. Kita akan turun dengan massa lebih besar kalau TDL tetap naik. Tolak kenaikan TDL," demikian Dedi.

Kalangan pengamat ekonomi menilai kenaikan TDL sebesar 10 persen akan mendorong besaran inflasi tahun 2013 mencapai 6 persen. Dengan naiknya inflasi, otomatis akan mengerek suku bunga acuan Bank Indonesia naik hingga 5,75-6 persen. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya