Berita

ahmadinejad dan hugo Chavez/ist

Dunia

Presiden Obama Tandatangani UU Antisipasi Pengaruh Iran

SABTU, 29 DESEMBER 2012 | 14:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah menandatangani UU untuk mengantisipasi adanya pengaruh Iran di Amerika Latin, melalui strategi diplomatik dan politik baru yang dirancang  Departemen Luar Negeri AS.

UU yang ditandatangani pada hari Jumat (28/12) waktu AS ini bertema "Melawan Iran di Belahan Bumi Barat".  Rancangan UU ini sebenarnya sudah disahkan oleh anggota parlemen pada awal tahun ini yang kemudian diserahkan kepada Departemen Luar Negeri AS untuk dikembangkan dalam sebuah rencana konkret untuk mengatasi kehadiran, aktivitas dan perkembangan pengaruh Iran di  Amerika Latin.

Dalam sebuah ringkasan publik yang disampaikan pihak Gedung Putih menyebutkan bahwa isi teks strategi yang bersifat rahasia ini menyerukan kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk meningkatkan pengawasan di perbatasan Amerika Serikat dengan Kanada dan Meksiko. Hal ini bertujuan untuk mencegah pakta kerjasama dari Iran, IRGC (Korps Garda Revolusi Iran), seperti Pasukan Quds Iran, Hizbullah atau organisasi teroris lainnya dari Amerika Latin memasuki wilayah Amerika Utara.


Dikutip al Jazeera (Sabtu, 29/12), sementara bagi negara Amerika Latin, teks UU itu juga menyebutkan rencana membentuk lembaga multi negara yang memberikan keamanan bagi negara-negara di Amerika Latin. Rencana bertema "Kontraterorisme dan Kontra-radikalisme Plan" ini juga bertujuan untuk mengisolasi pengaruh Iran terhadap sekutunya.

Iran memang dikenal memiliki hubungan yang sangat akrab dengan Bolivia, Ekuador dan Venezuela. Pengaruh Iran semakin meningkat seiring memperkuatnya investasi dari Iran ke negara-negara tersebut. Atas dasar inilah Amerika Serikat merasa terancam keamanan nasionalnya oleh kehadiran Iran di Amerika Latin.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya