Berita

Viva Yoga Mauladi/ist

Politik

Viva Yoga Paling Berpeluang Jadi Menpora

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 22:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi dinilai paling berpeluang mengisi kursi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga yang ditinggalkan Andi Alfian Mallarangeng karena terseret korupsi Hambalang.

Peluang besar Viva tersebut, kata analis politik Marbawi A. Katon, karena Presiden SBY cenderung akan menggunakan "tangan lain" yang loyalitasnya sudah teruji terhadap dirinya untuk memberi nama (endorsement) calon Menpora yang akan ia angkat. Sementara di lingkaran inti Istana, "tangan lain" yang digunakan Presiden SBY bisa jadi merujuk pada Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Artinya, bisa jadi kursi Menpora akan jatuh kepada PAN yang dipilih oleh Hatta Rajasa.

"Jika kursi Menpora di-endorsement dari Hatta Rajasa, dari sekian nama yang ada, nama Viva Yoga Mauladi dari PAN yang berpeluang," kata Marbawi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Kamis (27/12).


Marbawi A. Katon menilai Viva Yoga juga memiliki kapasitas. Tapi rill politik menghendaki bukan cuma kapasitas. Perlu juga dicatat, akibat kasus Hambalang, kursi Menpora menjadi isu panas. Partai Demokrat bagusnya tidak mengambil kursi Menpora karena kursi Menpora yang sebelumnya dikuasai Partai Demokrat bermasalah secara serius.

"Bagi SBY, minimal soal kotor Hambalang tidak terlempar ke mukanya atau Partai Demokrat. Bisa juga PAN ambil posisi citra positif sebagai ‘pembersih’ korupsi di tubuh Kemenpora. Kalau tidak mampu membalikan keadaan, hindari. Karena hanya akan jadi bulan-bulanan opini publik," papar pengajar politik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Nama Viva sejauh ini beredar luas disebut-sebut layak dipilih SBY. Beberapa pengurus organisasi masyarakat dan analis politik menilai, jika kans DPP Partai Demokrat tertutup, Viva Yoga juga dianggap mampu menjadi "jembatan" perseteruan antara SBY dan Anas Urbaningrum selama ini. Sebab, secara institusi sosial, hubungan Anas Urbaningrum dan Viva Yoga tidak bermasalah karena keduanya adalah Presidium KAHMI Nasional periode kemarin dan periode 2012-2017 sekarang.

Selain Viva, sejumlah nama juga beredar luas disebut layak jadi Menpora. Antara lain Priyo Budi Santoso (Wakil Ketua DPR/Fraksi Golkar), Nurul Arifin (Komisi II Fraksi Golkar), Akbar Zulfakar (Komisi X DPR Fraksi PKS), Puan Maharani (Komisi I F-PDI Perjuangan), Maruarar Sirait (Komisi XI F-PDI Perjuangan), Ramadhan Pohan (Komisi I Fraksi Partai Demokrat), Saan Mustopa (Komisi III Fraksi Partai Demokrat), Malik Haramain (Komisi II Fraksi-PKB). [dem]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya