Berita

ikhwanul muslimin/ist

Dunia

Klaim Ikhwanul Muslimin: Mayoritas Rakyat Mesir Sepakat dengan Konsitusi Baru

MINGGU, 23 DESEMBER 2012 | 14:51 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kelompok Ikhwanul Muslimin yang bersekutu dengan Presiden Mesir Mohamed Mursi pada hari ini (Minggu, 23/12) mengklaim bahwa konstitusi baru yang kontroversial di Mesir itu telah disetujui oleh mayoritas pemilih dalam referendum putaran kedua.

Seorang pejabat dari Partai Kebebasan dan Keadilan yang juga anggota Ikhwanul Muslimin hari ini mengatakan lebih dari 71 persen dari pemilih mengatakan "ya".

"Menurut perhitungan kami, hasil akhir suara dari putaran kedua adalah 71 persen suara mengatakan 'ya'," katanya, seperti yang dikutip Al Jazeera (Minggu, 23/12).


Proses jajak pendapat berlangsung kemarin (22/12) mulai pukul 08.00 pagi waktu Mesir. Rakyat Mesir sangat antusias dengan proses referendum tersebut. Terbukti, waktu pelaksanaan referendum sampai molor hingga pukul 23.00, dari seharusnya ditutup pada pukul 17.00 waktu Mesir.

Tetapi, sebelumnya jajak pendapat ini telah menimbulkan perpecahan di Mesir karena pihak oposisi sekuler mengatakan "tidak".

Sekitar 250.000 polisi dan tentara dikerahkan untuk memberikan keamanan selama referendum. Hasil akhir referendum akan diumumkan pada awal pekan depan. [arp]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya