Berita

ilustrasi/ist

Menteri Provinsi Pakistan Tewas dalam Serangan Bom Bunuh Diri

MINGGU, 23 DESEMBER 2012 | 10:39 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Akibat aksi bom bunuh diri dari anggota Thaliban dalam pertemuan Partai Nasional Awami (ANP) di Peshwar, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, salah seorang menteri di provinsi itu, Bashir Ahmed Bilour, menjadi korban tewas.

Selain Bilour, polisi setempat mengatakan ada delapan korban lainnya yang juga tewas. Termasuk di dalamnya, seorang polisi, sekretaris pribadi Bilour dan anggota partai ANP. Sementara Petugas rumah sakit mengkonfirmasi bahwa lebih dari 18 orang juga menjadi korban cedera dalam ledakan itu.

Disebutkan polisi, ledakan itu terjadi ketika Bilour yang sedang bersama pimpinan daerah provinsi dan anggota partai ANP, yang merupakan partai terbesar dan berkuasa di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, sedang berkumpul untuk pertemuan partai.


"Pelaku bom bunuh diri berjalan ke lokasi di mana pertemuan itu berlangsung dan meledakkan bom didalam rompinya," kata Kepala Tim Penjinak Bom, Shafqat Malik, sebagaimana dilansir situs berita Dawn (Minggu, 23/12).

Bilour merupakan anggota senior di kabinet provinsi. Ia terluka parah dengan luka pada dada dan perut. Ia segera dilarikan ke ruang operasi, seorang petugas rumah sakit sesaat sebelum Bilour meninggal. [ysa]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya