Berita

mesir/ist

Dunia

Referendum Kedua Mesir Digelar Hari Ini

SABTU, 22 DESEMBER 2012 | 15:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Warga Mesir mulai memberikan suara dalam referendum konstitusional yang kedua pada hari ini (Sabtu, 22/12). Sekitar 250.000 pasukan keamanan dikerahkan untuk menjaga referendum ini.

Sementara itu, lawan politik Presiden Mohamed Mursi atau pihak oposisi Mesir menggelar aksi besar-besaran menuntut referendum ini dibatalkan karena konstitusi baru itu dianggap mereka menguntungkan kaum Islamis.

Sedangkan disisi lain pendukung utama Mursi yang kebanyakan adalah kaum Islamis dari Ikhwanul Muslimin percaya bahwa konstitusi akan mengembalikan stabilitas dan demokrasi.


Ketegangan demi ketegangan terkait pelaksanaan referendum ini semakin memicu kekerasan yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir, termasuk kekerasan di Alexandria pada Jumat (21/12) lalu.

Referendum pertama Mesir berlangsung pada 15 Desember lalu di 10 dari 27 provinsi dan hari ini giliran 17 provinsi lainnya yang belum memberikan suara di putaran pertama untuk memberikan suara. Demikian dilansir BBC(Minggu, 22/12).

Namun demikian, ketujuh belas provinsi tersebut dipandang oleh para pengamat Mesir sebagai kawasan yang lebih konservatif dan mayoritas penduduknya adalah simpatisan gerakan Islamis Mursi, Ikhwanul Muslimin.

Para pengamat pun memperkirakan kebanyakan dari mereka akan memberikan suara setuju.

Jika konstitusi ini lolos maka pemilu parlemen akan berlangsung dalam tiga bulan mendatang. Angka tidak resmi menyebutkan sekitar 56% menyetujui rancangan konstitusi ini pada pemilu pertama.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya