Berita

cover majalah tempo

Majalah Tempo Tak Punya Niat Jahat kepada Rizal Mallarangeng

SELASA, 18 DESEMBER 2012 | 09:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL . Majalah Tempo tidak berniat mengaitkan Rizal Mallarangeng dengan kasus proyek Hambalang, yang saat ini diduga melibatkan saudaranya, Andi Alifian Mallarangeng dan Andi Zulkarnaen Mallarangeng.

"Itu sebuah kreatifitas dari seni design grafis, yang sama sekali tidak ada maksud, apalagi niat jahat mengaitkan Rizal dengan kasus Hambalang," jelas Pemred Majalah Tempo Wahyu Muryadi pagi ini (Selasa, 19/12).

Hal itu dikatakan Wahyu menanggapi rencana Rizal yang akan mengadukan Majalah Tempo ke Dewan Pers hari ini. Rizal tidak terima dengan  cover edisi terbaru majalah tersebut, yang memuat gambar tiga bersaudara Mallarangeng.

Andi dan Rizal digambarkan menggotong gulungan dollar; sedangkan Choel, panggilan Andi Zulkarnaen Mallarangeng dalam cover berjudul "Tiga Mallarangeng" memegang kantung uang dengan tanda mata uang Inggris, poundsterling.

Selain itu, dia menegaskan, dalam cover tersebut tidak ada ikon Hambalang atau tanda-tanda yang merujuk pada simbol korupsi. Nah, soal cover itu ditafsirkan kemana-mana, dia menilai wajar.

"Bisa saja cover ditafsirkan sejuta rasa. Karena tidak ada ada tafsir tunggal. Kalau soal cover, kita bisa berdebat. Jadi saya kira tidak ada alasan menggugat Majalah Tempo," jelasnya.

Meski tidak terlibat dalam kasus tersebut, Wahyu melihat, Rizal Mallarangeng juga ikut sibuk dan mendukung saudaranya itu untuk melakukan klarifikasi terkait kasus yang disangkakan. Hal ini terlihat saat Rizal memfasilitasi dan mendampingi Choel dalam konferensi pers pada Jumat pekan lalu. Menurut Wahyu, apa yang dilakukan Rizal itu itu baik. "Cover ini menunjukkan bagaimana tiga saudara ini bahu-membahu," tandas Wahyu, yang berbicara di talks show radio El-Shinta ini.

Meski begitu, dia mendukung langkah Rizal yang mengadukannya ke Dewan Pers. Karena Dewan Pers lembaga yang diberi wewenang untuk menyelesaikan yang terkait dengan pers. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya