Berita

ilustrasi, Toyota NAV1

Otomotif

Toyota NAV1 Pede Mampu Saingi Serena Dan Biante

Dirakit Dengan Komponen Lokal & Diklaim Irit Bahan Bakar
SENIN, 17 DESEMBER 2012 | 08:23 WIB

.Toyota menambah produk barunya di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) High, Navigator One (NAV1). Mobil dengan teknologi navigator performance dan irit bahan bakar ini, akan diproduksi sebanyak 1.000 unit per bulan.

Mobil yang dikenal dengan Toyota Noah di Jepang ini, siap bersaing dengan Nissan Serena dan Mazda Biante di pasar mobil nasional. Mobil ini diyakini bisa mendongkrak penjualan Toyota tahun ini.   

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor TAM John­ny Dar­ma­wan menyebutkan, kehadiran NAV1 untuk me­me­nuhi kebutu­han masyarakat akan mobil MPV yang semakin meningkat.

“Toyota NAV1 ini untuk me­me­nuhi permintaan pasar di segmen MPV High, sekaligus mem­be­ri­kan pilihan yang be­ra­gam ke­pada konsumen,” kata Johnny dalam acara peluncuran Toyota NAV1 di Jakarta, Selasa (11/12).

Toyota Indonesia mendapat ke­hormatan menyematkan nama NAV1 sebagai penghargaan dari prinsipal Toyota Jepang atas pe­ngawasan Toyota Motor Ma­nu­facturing Indonesia (TMMIN) dengan status Completely Knock Down (CKD).

“Mobil ini dirakit dengan kom­ponen lokal hanya 5-6 per­sen. Jika ke depan ditambah menjadi 85 persen, NAV1 akan sama, se­perti Kijang Grand In­nova. Untuk kapasitas produksi, Toyo­ta akan menyediakan antara 400 sampai 500 unit per bulan. Bila per­min­taan semakin tinggi, ma­ka akan dinaikkan menjadi 1.000 unit per bulan,” jelas Johnny.

Chief Engineer Product Plan­ning Group Toyota Motor Corp. Hideki Mizuma me­nyatakan, NAV1 dirakit di Indonesia dengan menggunakan konten lokal. Komponen lokal itu mendukung kecepatan produksi yang tinggi. “Permintaan model ini diyakini akan tinggi,” tambah Mizuma.

Mobil dengan  kapasitas tujuh pe­numpang ini, mengadopsi mo­del captain seat. Kedua kursi ini dapat diputar hingga 180 de­rajat atau menghadap ke be­la­kang, se­hing­ga menciptakan ak­ses dan flek­sibilitas maksimum, dengan te­tap menye­diakan ru­ang yang nyaman.

Mobil ini bermesin 3ZR-FAE berkapasitas 2.000 cc dengan tek­no­logi Valvematic. Val­ve­ma­tic merupakan sistem yang mengatur waktu maupun ukuran buka katup masuk dan katup buang.

Keuntungan dari teknologi Valvematic adalah meng­ha­silkan performa mesin yang lebih baik, konsumsi bahan bakar lebih efisien, dan menurunkan tingkat emisi gas buang.

“Hasil uji coba di Jepang, NAV1 memiliki konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 13,6 kilometer per satu liter bensin,” kata Mizuma.

Untuk memenuhi permintaan pasar, Toyota NAV1 diper­ke­nal­kan dengan empat pilihan warna, yakni White Pearl CS, Silver Me­talic, Grey Metalic, dan Black, dengan harga Rp 378 juta untuk tipe G (level rendah) dan Rp 398 juta untuk tipe V (level tinggi). [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya